Wakil Ketua III DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh Tinjau Banjir Kapuas

Wakil Ketua III DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh Tinjau Banjir Kapuas

Palangkanews.co.id || Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh kembali melaksanakan kunjungan kerja dalam daerah rangka mewujudkan aspirasi sekaligus melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas. Saat kunjungan tersebut, Faridawaty mendengarkan langsung upaya pemerintah dalam masyarakat yang notabene adalah korban banjir di beberapa kecamatan, serta melihat strategi BPBD dalam penyebaran pandemi Penyakit Virus Corona 2019 atau Covid-19 di daerah itu.

“Sebagai wakil rakyat kita harus tetap banyak belajar, baik itu dengan cara mendengarkan, memperhatikan, mencatat, melihat, serta menyuarakan tidak hanya pada 2-3 bidang tertentu, namun hampir pada semua aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dan Wakil Ketua III yang mengkoordinir bidang yang ada pada Komisi I dan III, salah satunya BPBD, ”ucap Faridawaty saat dikonfirmasi melalui WhatsApp , Minggu (30/5/2021).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I termasuk Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga bergabung, walaupun tugas pokok BPBD adalah menanggulangi bencana, dirinya mengaku prihatin mengingat kantor yang seharusnya menjadi pusat penanggulangan bencana justru seperti bencana bencana.

“Sedih sekaligus prihatin, bangunan yang ada hampir sebagian besar tidak dapat digunakan, bahkan beberapa di antaranya sudah mulai ambruk. Padahal BPBD ini sudah menerima alokasi anggaran untuk melakukan rehab dari pusat melalui bagi hasil (DBH) tahun 2020 namun entah karena alasan apa, upaya untuk melakukan rebab yang diakibatkan oleh kepala daerahnya, ”katanya.

Kendati demikian, ia juga merasa senang mendengar kabar bahwa tanah seluas kurang lebih 2 hektar digunakan BPBD tersebut telah dihibahkan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan telah menjadi aset daerah Kabupaten Kapuas.

“Selain itu penanganan korban banjir juga sudah berjalan, bekerja sama dengan Dinsos dan Disperindagkop. Saya menilai, kepala yang sekarang cukup piawai dalam mendapatkan bantuan anggaran dari pusat. Tentunya hal tersebut upaya untuk meningkatkan prestasi daerah tanpa harus menggerogoti APBD setempat dan memberikan keuntungan bagi daerahnya,” pungkasnya.

Pewarta : Asmawati
Sumber : Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Redaksi Palangka News