Simulasi Karhutla Oleh Babinsa Dan Babinkamtibnas Kelurahan Menteng Diikuti Mahasiswa UPR

Simulasi Karhutla Oleh Babinsa Dan Babinkamtibnas Kelurahan Menteng Diikuti Mahasiswa UPR

Palangkanews.co.id – Kota Palangka Raya | Masih dalam suasana Kemerdekaan NKRI ke 75 tahun, Jiwa semangat mahasiswa KKN-T 2020 Periode II tidak luntur dalam menjalankan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan dibantu Aipda Toha sebagai Bhabinkamtibnas Dan Eko Wijaya Babinsa Kelurahan Menteng melakukan simulasi kebakaran hutan dan lahan (18/08/2020).

Memasuki musim kemarau yang sebentar lagi maka Masyarakat dihimbau untuk menjaga dan  memperhatikan mengenai kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi. Dampak dari kebakaran lahan dan hutan sendiri akan menyebabkan terganggunya aktifitas masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Untuk mencegah akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan maka pihak banbinsa dan babinkamtibnas Kelurahan menteng memberikan simulasi bagaimana cara memadamkan api dilahan gambut dengan baik dan benar kepada mahasiswa UPR yang sedang melakukan KKN.

Kita sadari Bersama bahwa tanah gambut memiliki karekteristik yang berbeda dari tanah lainnya, maka dengan diadakanya simulasi ini kami sebagai mahasiswa kedepanya bisa membantu melakukan pemadaman dengan cara yang benar, supaya api benar – benar padam pada saat ditinggalkan” ujar Roy Ronald salah satu Mahasiswa UPR.

Bagi pelaku yang sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan akan diberikan sanksi yang tercantum dalam Undang-undang. Pertama, Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, di pasal 78 ayat (3) menyebutkan bahwa pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi pidana penjara 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 Miliar.

Langkah-langkah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan antara lain : Pertama, pihak petugas menerima informasi dari warga bila ada lahan pekarangan yang terbakar. Kedua, melaksanakan pemadaman di lokasi  yang dilaporkan warga sesuai dengan koordinat lokasi yang dilaporkan. Ketiga, Langkah akhirnya melakukan pemadaman sampai api betul-betul padam. Perlu diperhatiakan jika dalam sehari ada laporan warga lebih dari 1 titik, maka kita laporkan ke BPBD kota untuk meminta bantuan DAMKAR guna membantu memadamkan api.

”Saya mengapresiasi mahasiswa yang ikut memadamkan api. Saya sangat setuju sekali karena ini semua bukan hanya menjadi tanggung jawab Babinsa maupun Bhabinkamtibmas atau pemerintah, namun kita semua, ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai bentuk rasa kepedulian agar menjaga kelestarian alam dan tidak membakar hutan dan lahan sembarangan” Lanjut SERKA Eko Wijaya, sebagai Babinsa Kelurahan Menteng.

”Saya sangat mendukung mahasiswa dalam hal ini diwakilkan oleh Kelompok 14 KKN-T Periode ll Universitas Palangka Raya yang ikut aktif dalam keperdulian lingkungan yakni pencegahan kebakaran hutan dan lahan, dengan dibantu Mahasiswa dari berbagi jurusan yang nantinya dapat menyadarkan masyakat akan bahaya kebakaran tutup Aipda Toha sebagai Bhabinkamtibnas.

Pewarta : Tim KKN-T Kel 14
Sumber : Tim KKN-T Kel 14
Ed/Ad : Syaiful

admin

admin