Serka Muhammad Arifin Membuat Kerajinan Ulekan Kayu Ulin Untuk Warga Di Lokasi TMMD

Serka Muhammad Arifin Membuat Kerajinan Ulekan Kayu Ulin Untuk Warga Di Lokasi TMMD

Palangkanews co.id ///Palangka Raya – Kreatif itulah yang disematkan kepada Personel Satgas TMMD Ke 115 Kodim 1016/Palangka Raya. Di sela-sela waktu istirahat, Serka Muhammad Arifin membuat kerajinan berupa ulekan dari bahan kayu ulin dari sisa-sisa potongan pembangunan jembatan titian dilokasi TMMD.

Serka M. Arifin mengatakan, cara membuat ulekan dari kayu tidak mudah seperti yang dibayangkan. Butuh keahlian khusus untuk membuat alat masak tradisional ini. Alat yang digunakan pun juga bukan alat canggih seperti yang terdapat di pabrik pada umumnya.

“Saya kumpulkan sisa-sisa potongan kayu ulin dari pembangunan jembatan titian ini, di sela waktu istirahat saya buat ulekan dan nantinya akan saya bagikan secara gratis ke warga sekitar,” tutur Arifin, Kamis (27/10).

Diketahui bahwa ulekan cobek sebagai alat masak tradisional yang dimiliki sebagian besar keluarga Indonesia. “Alat masak tradisional kini sudah banyak digantikan dengan alat teknologi lebih canggih, salah satunya belender, meski begitu, ulekan cobek tradisional sangat penting buat warga khususnya di pedesaan,” kata Serka M. Arifin.

Serka M. Arifin merupakan salah satu contoh personel TNI dari Kodim 1016/Palangka Raya yang mempunyai bakat kerajinan tangan yang tidak dimiliki oleh prajurit lain yang tergabung dalam Satgas TMMD.

“Alhamdulillah, saya sudah buat ulekan kayu ini sekitar 18 buah, tidak cuma warga saja yang nantinya akan kami bagikan secara gratis, tapi nanti akan kami bagi juga buat anggota Satgas TMMD,” tuturnya.

Arifin berharap peran TNI dalam membangun infrastruktur jembatan titian di kampung petuk katimpun bawah ini dampaknya bisa dirasakan masyarakat, sehingga kedepan warga bantaran sungai rungan ini bisa hidup layak dengan akses jalan yang sudah di bangun.

Pewarta. :. Hamisran

Sumber. :. Pendim 1016/Plk

Redaksi Palangkanews