Segera Tindaklanjuti Keputusan Menkes Tentang Penerapan PSBB Di Kapuas.Ini Kata Gubernur Kalteng

Segera Tindaklanjuti Keputusan Menkes Tentang Penerapan PSBB Di Kapuas.Ini Kata Gubernur Kalteng

Palangkanews.co.id – Palangka Raya , Kabupaten Kapuas nomor 2 setelah Kota Palangka Raya yang disetujui sebagai Kasus Covid-19 tertinggi.

Jumlah konfirmasi Positif Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) sebanyak 391 Kasus. Kasus Covid-19 tertinggi yaitu di Kota Palangka Raya sebanyak 101 Kasus, kemudian disusul Kabupaten Kapuas sebanyak 77 kasus. Hal ini disampaikan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam Siaran Pers, Jumat (29/05/2020).lalu

Upaya yang dilakukan Gubernur untuk memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kabupaten Kapuas dengan persetujuan Menteri Kesehatan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Kabupaten Kapuas.

Dalam press releasenya, Gubernur mengatakan bahwa Menteri Kesehatan telah mengeluarkan pernyataan tentang Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07 / MENKES / 339/2020 Tanggal 28 Mei 2020 Tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Wilayah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalteng Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 .

Gubernur mengatakan bahwa penetapan PSBB di Kabupaten Kapuas berdasarkan pada pertimbangan yang telah meningkatkan dan mendistribusikan kasus Covid-19 yang signifikan dan cepat serta diiringi dengan kejadian transmisi lokal di wilayah Kabupaten Kapuas.

Selain pertimbangan di atas, PSBB di Kabupaten Kapuas juga didasarkan atas hasil kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lain, guna mendukung distribusi Covid-19 semakin meluas.

Dengan telah ditentukannya Keputusan Menteri Kesehatan tentang PSBB di Kabupaten Kapuas, Gubernur selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng meminta kepada Bupati Kapuas agar segera menindaklanjuti Keputusan Menteri Kesehatan pertama, membuat Peraturan Bupati tentang pelaksanaan PSBB di Kabupaten Kapuas.

Kedua, membuat Keputusan Bupati Kapuas tentang Penetapan Jangka Waktu PSBB.

Ketiga, bersinergi dengan TNI, Polri dan elemen masyarakat lainnya dalam pengendalian arus balik ke Kalteng melalui Kabupaten Kapuas dengan memperketat pengawasan arus masuk orang di pos-pos perbatasan serta fokus pada pengendalian Covid-19 di wilayah-wilayah Kelurahan dan Desa dengan kurva yang meningkat yaitu di 9 Kecamatan dan 20 Desa dan Desa yang tertinggi kasus Covid-19 yaitu Desa Selat Tengah, Desa Selat Barat, Desa Selat Hilir dan Desa Selat Dalam kemudian melakukan percepatan rapid test dan uji spesimen covid-19.

Keempat, dalam persiapan dan pelaksanaan PSBB Kabupaten Kapuas, agar Gugus Tugas Kabupaten Kapuas selalu berkoordinasi dengan Gubernur Kalteng selaku Ketua Gugus Tugas Kalimantan Tengah.

Terakhir, orang nomor 1 di Bumi Tambun Bungai tersebut meminta dalam pelaksanaan PSBB agar diterapkan secara arif, bijaksana dan humanis.

“Saya Gubernur Kalteng pasti akan terus memberikan fasilitasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PSBB Kabupaten Kapuas, antara lain membantu masyarakat Kabupaten Kapuas yg terdampak Covid-19 berupa Bantuan Sosial atau Jaring Pengaman Sosial selama pelaksanaan PSBB”, tutur H. Sugianto Sabran.

Sumber Humas.Pemprovkalteng.

(Lisa)

admin

admin