Pilkades Serentak Di Pati Saat Pandemi, Diwarnai Bentrok Antar Warga

Pilkades Serentak Di Pati Saat Pandemi, Diwarnai Bentrok Antar Warga

Palangkanews.co.id | Pati, 11/4/2021 Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 gelombang I di Kabupaten Pati, Jawa Tengah usai terlaksana pada Sabtu (10/4/2021). Sayangnya, pelaksanaan pilkades memunculkan kerumunan dan bentrokan antar warga.

Dari pengamatan awak media kami, panitia pelaksana pemilihan kepala desa sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti adanya fasilitas cuci tangan, pengaturan jarak bagi warga yang akan menggunakan hak pilih hingga memakai masker.

Penerapan prokes sudah terlaksana dengan cukup baik di tempat pemilihan yang sudah disediakan oleh panitia. Sayangnya, saat pelaksanaan penghitungan suara memunculkan kerumunan yang meningkatkan potensi penyebaran virus corona.

Seperti yang terlihat di Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati. Puluhan warga terlihat berkerumun di luar lingkungan tempat warga menggunakan hak pilihnya. Parahnya ada beberapa warga yang nekat berkerumun tanpa mengenakan masker. Mereka penasaran dengan proses penghitungan suara oleh panitia penyelenggara Pilkades.

Dalam pilkades dengan empat calon di desa tersebut berlangsung cukup aman. Tidak ada ketegangan antar warga. Hasilnya, calon nomor urut nomor satu Yuyong berhasil terpilih sebagai kepala desa dengan menadapatkan 2716 suara.

Tak hanya itu, kerumunan yang cukup parah juga terjadi di Desa Ngepungrejo, Kecamatan Pati. Petugas kewalahan mengatur warga yang penasaran dengan proses penghitungan suara.

Sebelumnya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa Bambang Susilo sudah meminta kepada pemerintah Kabupaten Pati untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat pelaksanaan Pilkades Serentak. Mengingat saat ini masih berlangsung pandemi.

“Untuk menekan potensi penyebaran covid-19, kami meminta Pemkab Pati dan panitia desa agar mengantisipasi kerumunan yang terjadi. Harapannya pelaksanaan pilkades serentak bisa berjalan dengan lanjar seiring dengan usaha pemerintah dalam pencegahan dan penyebaran covid-19,” katanya kepada awak media kami.

Sementara itu, antar pendukung calon terlibat bentrokan di Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo usai penghitungan suara. Bahkan, video tersebut sempat viral di media sosial (medsos). Menurut pihak kepolisian, bentrokan berlangsung singkat karena petugas langsung bergerak cepat untuk mengamankan situasi. Beberapa warga juga diamankan.

Dari informasi yang terhimpun, bentrokan antar warga juga terjadi di Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu. Bahkan, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat dan Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi. Dalam waktu singkat, petugas bisa mengamankan kedua belah pihak pendukung yang terlibat bentrok.

Puji Sumono
Kaperwil Jateng

Redaksi Palangka News