Perbaikan Jalan Di Jepara Tunggu Hujan Berkurang Intensitasnya

Perbaikan Jalan Di Jepara Tunggu Hujan Berkurang Intensitasnya

palangkanews.co.id | Jepara – 11/2/2021 Hujan deras dengan tingkat intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Jepara, di awal tahun 2021 dan menjelang Hari Raya Imlek, serta terjadinya bencana banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Jepara, mengakibatkan kerusakan jalan, dengan menimbulkan lubang-lubang, besar menganga di sepanjang jalan, baik ruas jalan :

1. Jalan Nasional
2. Jalan Provinsi
3. Jalan Kabupaten
4. Jalan Kota
5. Jalan Desa
6. Jalan Non Status

Serta jalan yang berdasarkan kelas, aktivitas lalu lintas dan jenis muatan, semua hal tersebut mempengaruhi terhadap tingkat kerusakan dan tanggung jawab masing-masing dari angka 1-6, sesuai anggaran perawatan jalan, yang mengalami kerusakan di musim penghujan di tahun 2021.

Salah satu pegawai Dinas PUPR Kabupaten Jepara, yang tidak mau disebutkan namannya mengungkapkan “Sebagian titik jalan yang rusak telah diperbaiki. Namun, sebatas tambal sulam, mengingat curah hujan tinggi akan masuk ke lapisan aspal beton, Lapis fondasi bawah atau (Asphalt Concrete-Base atau AC-Base) merupakan lapisan pertama yang terletak di atas permukaan tanah dasar, mengelupas dan berlobang diatasnya,” ungkapnya.

Kalau saat ini dipaksakan untuk menambal atau memperbaiki di ruas jalan tersebut, tidak akan maksimal pengerjaannya, Soal upaya perbaikan, narasumber mengungkapkan, jika perbaikan akan sia-sia jika dilakukan pada musim hujan, sebab kondisi jalan yang diperbaiki bisa langsung rusak kembali.

”Sepertinya tidak akan diperbaiki saat musim hujan, karena percuma nanti bisa mengelupas lagi. Paling penting kami membersihkan sisa pengelupasannya,” ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Jepara, AKP Hari Condro Ribowo SH, Sik, MH membenarkan. Kondisi jalan rusak baik ringan maupun berat. Hal ini sudah di koordinasikan dengan pihak terkait. Perbaikan jalan belum dilakukan karena curah hujan masih tinggi. Jika di paksakan tidak akan maksimal dan tidak akan bertahan lama. Kasat Lantas menghimbau agar pengguna jalan lebih berhati hati untuk mengutamakan keselamatan bukan, kecepatan.

Sama halnya dengan keterangan Kepala Dinas PUPR Ary Bachtiar, ST., MT., menjelaskan ”Riskan jika memperbaiki jalan sementara curah hujan masih sangat tinggi, karena tidak akan maksimal hasilnya,” ujarnya.

Petugas Dinas DPUPR sudah melaksanakan penambalan secara bertahap, untuk ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya, namun curah hujan masih terlalu tinggi, jadi tambalan rusak kembali, sehingga perlu kami tambah rambu-rambu agar pengguna jalan berhati hati dalam berkendara dan melintas di ruas jalan yang rusak, akibat hujan di wilayah Kabupaten Jepara.

Penulis : Puji Sumono
Sumber : Kabiro Jepara

Redaksi Palangka News