Penyebaran Covid-19 Di Kudus Melonjak, Setelah Libur Lebaran

Penyebaran Covid-19 Di Kudus Melonjak, Setelah Libur Lebaran

Palangkanews.co.id | Jepara – 30/5/2021, Penyebaran covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kian tidak terkendali dengan jumlah warga yang terkonfi rmasi covid mencapai 1.031 orang dan setiap hari puluhan orang meninggal.

Rumah sakit rujukan kewalahan menerima gelombang pasien yang terus berdatangan. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jumat, 28 Mei 2021, sebanyak 291 orang dirawat dan 740 orang isolasi mandiri.

Jumlah itu meningkat jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya sebanyak 783 orang. Total positif mencapai 7.178 kasus, 598 di antaranya meninggal dan 5.549 orang dinyatakan sembuh. Sabtu, 29/5/2021.

Akibat tingginya kasus covid-19, pemerintah setempat mengambil langkah konkret dengan menutup sejumlah akses jalan masuk menuju kota, menutup tempat wisata, rumah makan atau restoran hanya melayani pesanan, pemberlakuan jam malam, serta menyiapkan rumah sakit darurat.

Berdasarkan pantauan Media kami, puluhan kendaraan travel dan wisata terpaksa putar balik di pintu gerbang masuk dalam kota di kawasan Tanggulangin karena akses masuk ke Kota Kudus ditutup. Untuk kendaraan tujuan luar kota diarahkan melalui jalur lingkar Kudus. Kami akan menutup jalan masuk ke daerah ini sampai kondisi terkendali” ujar Bupati Kudus HM Hartopo.

Kondisi ini menjadikan Kudus nyaris seperti kota mati, komplek pertokoan dan jalan raya terlihat lenggang hanya beberapa kendaraan melintas di jalan. Raungan sirine ambulance acapkali terdengar membuat suasana semakin mencekam akibat kasus Covid-19 yang meningkat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman siaga penuh menghadapi kemungkinan terjadinya ledakan pasien pascalibur Lebaran. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Joko Hastaryo, mengatakan pihaknya menyiapkan tempat-tempat isolasi dan ruang perawatan di berbagai rumah sakit.

Sleman merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan lonjakan kasus Covid tertinggi, yakni 90 kasus, disusul Bantul (33), Yogyakarta (25), Kulonprogo (21), dan Gunung Kidul (11). Dengan penambahan 180 kasus, total positif menjadi 44.201 kasus.

Perkembangan kasus positif covid-19 di Riau juga kian memprihatinkan. Hingga Kamis, 27 Mei 2021 malam, terdapat penambahan 811 kasus terkonfirmasi covid-19 dan penambahan 248 pasien yang dinyatakan sembuh.

Penulis : Puji S

Redaksi Palangka News