Penyebaran Covid-19 Di Jepara Terus Naik. Dinkes Instruksikan Pabrik Lakukan Rapid Test

Penyebaran Covid-19 Di Jepara Terus Naik. Dinkes Instruksikan Pabrik Lakukan Rapid Test

Palangkanews.co.id |Jepara, 7/6/2031 Kabupaten Jepara Jawa Tengah, satu satu dari delapan daerah di Jawa Tengah masuk dalam zona merah. Untuk menekan penyebaran Covid-19, maka Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara akan memerintahkan seluruh pabrik yang ada di Kabupaten Jepara untuk menggelar rapid test mandiri kepada masing-masing karyawan. Ini dilakukan untuk mengetahui peta penyebaran kasus Covid-19 setiap harinya terus naik.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Muh Ali mengatakan, hanya sebagian kecil perusahaan yang melakukan rapid test mandiri kepada karyawannya.Padahal, jumlah karyawan yang bekerja di pabrik-pabrik di Kabupaten Jepara jumlahnya ratusan ribu orang.



Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara segera akan mengirimkan surat kepada camat-camat untuk pelaksanaan rapid test mandiri. Selain itu, pihak perusahaan juga diminta untuk melakukan penelusuran.

“kami segera membuat surat kepada pabrik agar memperketat
dalam pelaksanaan untuk mematuhi protokol kesehatan, dan segera melakukan rapid test mandiri kepada karyawan. Dari beberapa pabrik sudah adan yang melaksanakan rapid test mandiri, tapi belum maksimal,” kata Muh Ali, Senin (7/6/2021).

Muh Ali, menambahkan. “Yang sering terjadi jika ada karyawan yang bergejala Covid-19 namun saat terdeteksi masih di kampung, maka pihak Puskesmas setempat yang bertanggung jawab.Tetapi karena  penelusuran yang dilakukan perusahaan kurang ketat, maka jarang sekali kasus yang muncul dari pabrik” imbuhnya.

“Kalau (karyawan yang bergejala Covid-19, red) sudah masuk pabrik, maka tanggung jawab pabrik itu sendiri,” ujarnya.

Kepada para pimpinan perusahaan, Muh Ali menegaskan agar mereka memperketat protokol kesehatan.Banyaknya karyawan yang bekerja harus dikendalikan dengan maksimal.Terutama terus memakai masker dalam kondisi apapun.

Muh Ali memprediksi, jumlah kenaikan kasus Covid-19 di Kota Ukir masih akan berlangsung sampai pertengahan bulan Juni ini.Prediksi itu diperkuat dengan tingkat positif dalam sepekan ini rata-rata di atas 30 persen.

Selain itu, jumlah tempat tidur isolasi juga sudah mulai penuh. Dari 132 tempat tidur yang tersebar di semua rumah sakit di Jepara, kini telah terisi 103.

“BOR (Bed Occupancy Ratio) angka penggunaan tempat tidur saat ini 78 persen, tempat tidur (pasien Covid-19) saat ini tersisa 29. Saat ini tempat tidur pasien Covid-19 yang masih banyak di rumah sakit Rehatta Kelet. Untuk yang di RSUD Kartini sudah penuh,” terangnya.

Untuk mengantisipasi pasien yang akan dilakukan penambahan tempat tidur pasien Covid-19. DKK merencanakan menambah 36 tempat tidur.

Penambahan itu di RS PKU Muhammadiyah Mayong sebanyak 14 tempat tidur. Kemudian di RSUD Kartini sebanyak 14 tempat tidur. Penambahan juga dilakukan di RS Graha Husada sebanyak delapan tempat tidur.
Penulis : Puji S)

Redaksi Palangka News