Penipuan Investasi Bodong Logam Mulia di Lapor ke Polda Metro

Penipuan Investasi Bodong Logam Mulia di Lapor ke Polda Metro

Palangkanews co.id – Modus dugaan penipuan di era teknologi global secar digital semakin meningkat. Salah satunya investasi logam mulia aneka tambang dengan bonus berlipat kali ganda sistem piramida semakin marak di masyarakat.

Tak terkecuali di Tangerang Selatan sejumlah member atau anggota investasi ini telah tertipu oleh oknum inisial RPS telah melakukan tindak pidana penggelapan sesuai KUHPidana pasal 372 prnipuan / perbuatan curang KUHPidana pasal 378 dan pencucian uang /TPPU /Money Laundry sesuai UU No 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Pasal 3,4 dan 5.

Atas hal tersebut klien kami inisial IF telah mengalami kerugian materi sebedar Rp 4,1 Miliar dan jumlah anggota seluruhnya dri beberapa daerah sebanyak 3.000 orang senilai Rp. 350 Miliar lebih,jelas kuasa hukum Adv.Haruman Supono,SE,SH,MH,AAIJ dan Adv Paulus Dedi Rapon,SH pada wartawan BM Sabtu(15/8).

Haruman menambahkan bahwa sebelum kami melakukan upaya hukum kami telah sampaikan somasi ke pada terlapor RPS hingga ke rumahnya tidak berada di tempat dan klien kami sudah beberapa kali adakan musyawarah tidak ada itikad baik untuk pengembalian sehingga kami lapor di Polda Metro Jaya tanggal 5 Agustus 2020 minggu lalu. Mengingat banyak korban diharapkan pada masyarakat untuk lapor ke polisi terdekat. Sebelumnya juga korban lain yang kerugian mencapai diatas Rp 25 Miliar ada yang melapor di Bareskim Polri karena tersebar di benerapa daerah di Indonesia.

Karena kasus ini juga sebelumnya telah ramai di media massa cetak dan elektronik di harapkan publik dan media dapat terus memantau perkembangan proses hukum di kepolisian agar ditangani srcata serius,tegas kuasa hukum muda berkacamata ini.

Hal ini agar masyarakat dapat berhati2 untuk berinvestasi yang diragukan ini dan kepolisian diharapkan dapat mengungkap kasus ini hingga tuntas tidak jalan di tempat dan transparan.

Pewarta : Tim Investigasi Kasus/ Hrmn
Sumber : (ams)
Ed/Ad. : Syaiful

admin

admin