Pemkab Barito Utara Perhatian Penuh Infrastruktur Jalan

Pemkab Barito Utara Perhatian Penuh Infrastruktur Jalan

Palangkanews co.id Barito Utara. | perkembangan pembangunan di Kabupaten Barito Utara di genjot dengan akses jalan sebagai kelancaran perekonomian masyarakat Bupati bersama jajaran pemkab Barut melalui sektor Dinas PUPR fokus dengan jalan, kerna jalan semua orang menutut pembangunan jalan agar pengguna transportasi terjamin hidup masyarakat.

Muara Teweh , Akses jalan masuk Desa Sabuh Kecamatan Teweh Barut Kabupaten Barito Utara (Barut) yang dulunya dibuka oleh Bupati Barito Utara dan telah bisa diakses masyarakat baik dari dan ke Desa Sabuh. 11/3/21

Dan pada Selasa (9/3/2021) kemarin Bupati Barito Utara H Nadalsyah didampingi Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M Iman Topik dan jajarannya serta Kepala Desa Sabuh, Akhmad Junaed meninjau kenyamanan akses jalan sekaligus rencana pembangunan jembatan gantung yang melintasi Sungai Teweh.

Kondisi jalan yang dilalui saat peninjauan, masih ada beberapa titik yang berlumpur dan tergenang air. Terlebih saat meninjau, sedang terjadi hujan gerimis. “Untuk kendaraan roda empat non double gardan, sebaliknya apabila akan melewati jalan saat sedang kering,” jelas Kadis PUPR M Iman Topik.

Dikatakan Topik dalam kondisi jalan setelah hujan, apabila melewati jalan tersebut dipastikan akan mengalami kendala. “Pemkab Barito Utara dibawah kepemimpinan Bupati, H Nadalsyah tidak tinggal diam. Pemerintah terus melakukan perbaikan dan perawatan serta peningkatan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan yang ada di daerah ini, kata dia.

Saat meninjau jal;an tersebut Nadalsyah meminta kepada Kepala Desa Sabuh agar dapat membantu Pemerintah Kabupaten dalam penanganan infrastruktur baik jalan dan jembatan yang ada di desanya.

Terlebih, sebaik Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Barito Utara, Bupati memberikan beberapa petunjuk dan arahan dalam penanganan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.

“Anggarkan dari Dana Desa (DD) nantinya dan konsultasikan dengan Dinas PUPR bagaimana mekanismenya,” jelas H Nadalsyah.

Bupati juga memberikan arahan agar pihak desa nantinya dapat menyiapkan material dan akan dikerjakan oleh Dinas PUPR.

Selain itu, Bupati Nadalsyah juga tidak memungkiri bahwasanya seluruh kabupaten mengalami defisit anggaran. Seperti Kabupaten Barito Utara yang pada tahun 2020 mengalami pemotongan anggaran sebesar 50 persen dan tahun 2021 anggaran yang ada hanya 50 persen dari anggaran tahun 2020. “Itupun kemarin kita mengalami refocusing anggaran sebesar 30 persen lagi,” ungkap H Nadalsyah.

Bupati yang akrab disapa H Koyem ini juga mengatakan bahwa meskipun ada pemotongan, kita harus terus berupaya bagaimana caranya agar pembangunan infrastruktur di Barito Utara tetap dapat dilaksanakan.

Pewarta : Red pknews
Sumber : kadis pupr Barut

Redaksi Palangka News