Pelaku Pemalsuan Rapid Tes Antigen, Bukan Petugas Klinik Asy Syaafi.

Pelaku Pemalsuan Rapid Tes Antigen, Bukan Petugas Klinik Asy Syaafi.

Palangkanews.co.id || Setelah beredarnya berita tertangkap beberapa orang terungkapnya pemalsuan surat hasil rapid tes antigen di jalan tras perbatasan Kalteng-Kalsel mengejutkan banyak pihak, termasuk Klinik Asy Syaafi yang merasa nama mereka dicemarkan.

Terseretnya nama klinik yang berlokasi di Jalan Sutoyo S Banjarmasin Tengah tersebut karena nama Muhammad Rosehan pelaku yang ditangkap personel Satreskrim Polres Kapuas, Rabu (5/5) pukul 23.30 Wita mengaku bekerja di sebuah klinik yang bernama Asy Syaafi tercemar, dipublikasi pada tanggal 7/5/21.

Penangkapan tersebut salah satu karyawan yang dikatakan M.Rosrhan
membuat pihak Klinik Asy Syaafi keberatan kerana merasa tidak memiliki nama karyawan tersebut.

“Kami kaget ketika mendengar kabar kemarin malam,” kata Mira petugas klinik kepada Radar Banjarmasin (grup kaltengonline.com).

Meski mengenal Sehan, Mira mengatakan Muhammad Rosehan atau yang sering dipanggil Sehan bukan petugas medis Klinik Asy Syaafi. Sepengetahuannya selama ini, Sehan bekerja secara mandiri alias hanya melayani ke rumah-rumah. Untuk hasilnya, dirujuk ke Klinik Asy Syaafi.”Ada beberapa kali yang dirujuk Sehan ke sini, kalau rutin tidak juga,” ujar Mira menuturkan

Selama ini pelayanan yang dilakukan Klinik Asy Syaafi sesuai dengan standar medis. Sebelum resmi beroperasi pada tahun 2020 silam, pihaknya sudah mengurus perizinan. Seluruh operasional yang dilakukan klinik Asy Syaafi adalah resmi.

” Kami beroperasi sesuai standar kesehatan pelayanan Klinik, tutupnya

Pewarta : Yulianda pknews Kalsel
Sumber. : Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti disampingi Kabag Ops Kompol Aris S, dan Kasatereskrim AKP Kristanto Situmeang menunjukan tersangka beserta barang bukti, saat press rilis kamis 6/5 Galih /Kalteng Online.com.

Redaksi Palangka News