Musnahkan Barang Bukti Narkotika Golongan I Ini Kata Kapolda Kalteng.

Musnahkan Barang Bukti Narkotika Golongan I  Ini Kata Kapolda Kalteng.

Palangkanews.co.id | Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) musnahkan barang bukti Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu sejumlah 760,07 gram (tujuh ratus enam puluh koma nol tujuh gram), hal ini diungkapkan saat Press Conference di Lobi Mapolda Kalteng Jalan Tjilik Riwut Km.1 Palangka Raya, Kamis (25/02/2021) pukul 08.00 WIB.

Barang bukti Narkotika ini hasil tangkapan Ditresnarkoba Polda Kalteng pada Bulan Januari sampai dengan Pebruari 2021 di 3 (tiga) wilayah Kabupaten/ Kota sebanyak 13 (tiga belas) kasus dengan 15 (lima belas) tersangka yang telah berketetapan status sitaan dari Kejaksaan Negeri setempat.

Kapolda Irjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum, M.Si, M.M, memaparkan, “Peredaran Narkoba saat ini secara kwantitas menurun tapi secara kwalitas meningkat, hal ini ditandai adanya penggunaan Senpi oleh para pengedar dan kurir. Ini bisa membahayakan kepada petugas saat dilakukan penangkapan, karena dari hasil uji coba senpi tersebut aktif, jumlah senpi yang berhasil disita petugas sebanyak 6 (enam) pucuk senjata api laras pendek, “beber Dedi.

Ditambahkan, barang bukti sabu yang berhasil disita Ditresnarkoba Polda Kalteng dari tiga TKP, Palangka Raya 7 (tujuh) kasus dan 9 (sembilan) tersangka dengan barang bukti 584,34 gram sabu, dari Sampit (Kabupaten Kotim) 5 kasus dengan 5 tersangka dan barang bukti 120,72 gram sabu dan Kabupaten Gunung Mas 1 kasus dengan 1 tersangka dengan barang bukti 55,01 gram sabu.

“Modus operandinya barang bukti sabu berasal dari Pontianak yang dibawa melalui jalur darat perbatasan Kalbar – Kalteng dan diedarkan di Kotim. Sedangkan yang di Gunung Mas dan Palangka Raya barang bukti sabu berasal dari Kalsel yang dikirim melalui jalur darat, ” ungkap Dirnarkoba Kombes Pol Nono Wardoyo.

Para tersangka merupakan pengedar dan kurir dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Jo Pasal 112 ayat (2) Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman minimal 5 Tahun penjara denda 1 Milyar dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup/mati denda 10 milyar.

Pewarta. : Aris pknews Kalteng
Sumber. : Liputan Pknews dan Humpolda Kalteng.

Redaksi Palangka News