Media Palangkanews Dukung AJI dan IJTI Desak Mabes TNI.

Media Palangkanews Dukung AJI dan IJTI Desak Mabes TNI.

Palangkanews.co.id – Pernyataan Danlanud Haluoleo, Kolonel Pnb Muzafar, yang menyebut bahwa wartawan yang meliput kedatangan TKA China di Bandara dikhawatirkan ditunggangi teroris sangat disayangkan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sultra. 8/7/20

Ketua AJI Kendari, Zainal A Ishaq, mengatakan, pernyataan Danlanud Haluoleo tersebut tidak berdasar, dan kekhawatiran yang terlalu berlebihan terkait ramainya penolakan kehadiran TKA China di Sulawesi Tenggara.

“Kami mengetahui bahwa daerah sekitar Bandara Haluoleo itu instalasi militer, dan juga memahami kekhawatiran Danlanud Haluoleo. Akan tetapi pernyataan tersebut juga tidak berdasar dan berbahaya,” kata Zainal, Selasa (7/7).

Zainal menegaskan, jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan dilindungi Undang-Undang dan menaati kode etik. Jurnalis juga selalu memahami ketika melakukan peliputan di fasilitas milter. Dalam menjalankan tugasnya, jurnalis dibekali UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalis.

Redaksi Palangka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *