Lintas Media Di Jepara Gelar Silahturahmi Penguatan Jurnalis Saat Pandemi Covid-19

Lintas Media Di Jepara Gelar Silahturahmi Penguatan Jurnalis Saat Pandemi Covid-19

Palangkanews.co.id || Jepara, 26/7/2021 Aliansi Lintas Media Indonesia (ALMI) Jepara, menggelar acara silahturahmi dalam rangka penguatan jurnalistik saat pandemi Covid-19 di lokasi wisata Glagah Wangi Blebak Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Minggu (26/7/2021).

Maraknya penggunaan digital media membuat Perusahaan Media sebagai Industri Kreatif dan digital tumbuh subur di Indonesia. Wartawan atau jurnalis salah satu investasi di tuntut untuk bisa merebut pangsa pembaca sebanyak banyak dengan kreatifitas menulis. Untuk itu, lintas media khususnya yang ada di Jepara menggelar agenda Silahturahmi Penguatan Junalis.

“untuk menciptakan jurnalis yang profisional dan mempunyai kompetensi sebagai wartawan yang berkwalitas. Kami perlu ambil langkah sebagai pembekalan Pra Uji Kompetensi Wartawan” ujar ketua Almi Edy John.



Hadir dalam acara silahturahni Hadi Priyanto (suarabaru.id) di dampingi oleh Nur Hidayat Ketua Komisi C DPRD Jepara (mantan Kabiro Media Cetak Kilas Fakta tahun 2012), H. Noorkhan SH (Peradi) Teguh Santoso SH (LKBH) Sukambali (Petinggi Kecapi). Serta awak media cetak dan online seperti : Puji Sumono (palangkanews.co.id) Eko Mulyantoro (wartaterkini.com) Zubaidah (suarakartini.id) Sumadi (pertapakendeng.com) Once (uklik.net) Sunarso (detikbhayangkara.com) dan media-media di wilayah tugas Kabupaten Jepara. Berkisar, 25 orang dan tetap mematuhi Prokes di masa Pandemi Covid-19.

Narasumber Drs. Hadi Priyanto menyampaikan “wartawan sebagai bagian pers, selain memberitakan tentang acara seremonial dari Humas Polres, Kodim, Kejaksaan atau instansi lain sebagai media informasi, pendidikan dan hiburan, tentunya harus tetap kritis dan memberikan kritik membangun kepada pejabat pemerintah, karena produk jurnalistik yang di hasilkan oleh wartawan, di lindungi oleh UU PERS No. 40 Tahun 1999, sebagai produk jurnalistik,” katanya.

“saya berpesan agar wartawan bisa mengangkat potensi lokal, seperti jajanan tradisional di Kabupaten Jepara, untuk mengenalkan kuliner khas Jepara, yang unik dan menarik, agar pedagang tersebut, setelah diberitakan oleh teman-teman wartawan, menarik minat beli Bupati, Dandim, dan pejabat-pejabat lain serta masyarakat, jadi wartawan harus punya sisi humanis, memberitakan hal-hal yang akan menaikkan daya beli perekonomian di Kabupaten Jepara,” imbuhnya.

Sedangkan, Nur Hidayat Ketua Komisi C Fraksi Nasdem DPRD Jepara, berbagi pengalaman kepada peserta bahwa akan membantu melalui dewan, agar teman-teman wartawan bisa memperoleh anggaran jurnalistik baik melalui iklan, bantuan peliputan dari dinas terkait atau dari para anggota dewan.

“Mari kita bersinergi bersama, agar teman-teman wartawan di Jepara bisa di alokasikan anggaran untuk tugas jurnalistik di wilayah dinas terkait atau di DPRD Jepara, agar turut serta memberikan informasi yang baik dan bermanfaat dan kritik yang membangun,” kata Nur Hidayat.

Sementara, H Noorkhan (Peradi) menyoroti tentang tugas jurnalis di lapangan yang selalu menemui hambatan. Dengan seringnya seorang jurnalis mengalami pengusiran dalam menjalankan tugas jurnalis. Hal ini tentu bertentangan dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. “wartawan sebagai kontrol sosial, dan edukasi pada masyarakat dalam penggalian info untuk mendapatkan data tidak mudah. Karena itu harus mempunyai dedikasi dan loyalitas yang tinggi” kata noorkhan.

Pewarata : Puji S.

admin

admin