Lembaga Kaharingan, Lembaga Adat dan Pemerintah Desa Muara Mea Sepakat Menuntut Pemberhentian Aktivitas PT. IUC

Lembaga Kaharingan, Lembaga Adat dan Pemerintah Desa Muara Mea Sepakat Menuntut Pemberhentian Aktivitas PT. IUC

Palangkanews.co.id| Barito Utara – Dianggap melakukan aktivitas pengrusakan diarea kawasan hutan sakral Gunung Piyuyan, PT. IUC di somasi keras melewati surat dengan nomor : 02/MKAHK/DMM/VI/2020 oleh Ketua Majelis Kelompok AHK Desa Muara mea.

Gunung yang disakralkan oleh umat Kaharingan ini diimani sebagai tempat tinggal bagi roh leluhur nenek moyang, setelah dilaksanakannya ritual kematian tingkat akhir umat Kaharingan, maka roh mereka dihantarkan oleh buring wara melalui ritual adat ke Gunung Piyuyan dan Gunung Lumut yang disebut juga Sorga Tenangkai.

Setelah melewati musyawarah dan mufakat di Betang Olo Lio pada tanggal 20 Juni 2020, maka segenap Perangkat Desa, Lembaga Adat dan Lembaga Kaharingan, diperoleh kesepakatan supaya Ketua Majelis Kelompok Agama Kaharingan menyurati PT. IUP agar segera menghentikan aktivitas yang sedang dilakukan di areal kawasan Gunung Piyuyan, dan semua pihak yang hadir berkesepakat menuntut pertanggung jawaban ke PT.IUP.

Redaksi Palangka News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *