Korupsi BTS 4G : Johnny G Plate, Menkominfo yang Ditetapkan Jadi Tersangka

Korupsi BTS 4G : Johnny G Plate, Menkominfo yang Ditetapkan Jadi Tersangka

Palangkanews co id # Jakarta – Kejaksaan Agung ( Kejagung) Republik Indonesia menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Johnny G Plate sebagai tersangka.

Plate menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station ( BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 1, 2, 3, 4 dan 5 Bakti Kementerian Kominfo tahun 2020-2022.

“Satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka seperti yang Anda saksikan tadi dan langsung dilakukan penahanan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana dalam jumpa pers di Kejagung, Rabu (17/6/2023), Dilansir dari Serambi. Dipublikasikan 20/5/2923

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi mengungkapkan penetapan tersangka terhadap Plate terkait wewenang dia sebagai pengguna anggaran dan posisinya sebagai menteri.

“Tentunya selaku pengguna anggaran dan selaku menteri. Atas hasil pemeriksan tersebut sehingga tim penyidik pada hari ini telah meningkatkan status yang bersangkutan dari saksi menjadi tersangka,” kata Kuntadi.

Profil Johnny G. Plate :

Pada 23 Oktober 2019, Johnny dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo.

Dia memulai bisnisnya pada awal 1980-an di bidang alat-alat kebutuhan perkebunan.

Saat itu sedang marak pembukaan perkebunan di Kalimantan dan Papua.

Sukses di alat pertanian, lulusan S1 Universitas Katolik Atma Jaya ini bersama koleganya memperluas bisnisnya ke dunia transportasi penerbangan.

Johnny pun sempat menjadi bagian dari bisnis Air Asia.

Sukses sebagai pengusaha, mantan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) ini kemudian tertarik ke panggung politik.

Kiprah politiknya ditandai saat bergabung dengan Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI). Ia sempat dipercaya sebagai Ketua Mahkamah PKDI hingga 2013.

Setelah itu, Johnny hijrah ke Partai Nasdem.

Pada 2017, Johnny ditunjuk menjadi Sekjen Partai Nasdem menggantikan yang lama untuk meneruskan periode 2013-2018.

Biodata Johnny G Plate

Tanggal lahir: 10 September 1956

Pendidikan:

1977: Taruna Akademi Ilmu Pelayaran RI

1986: S1 Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta Karier:

2019-sekarang: Menteri Komunikasi dan Informatika RI Kabinet Indonesia Maju

2017-2018: Sekjen Partai Nasdem

2014-2019: Anggota DPR RI

2013-2017: Ketua Departemen Energi dan Sumber Daya Alam/Korwil Bali, NTT, dan NTB Partai Nasdem

Loading…

2012-2013: Ketua Mahkamah Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia

2012-2013: Penasihat Awam PP Pemuda Katolik Indonesia

2012: Direktur Utama PT Airasia Mitra Investama

2010-2013: Ketua Depertim Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia

2010-2013: Dewan Komisaris Ikatan Sarjana Katolik Indonesia

2008: Group CEO PT Bima Palma Nugraha

2008: Direktur Utama PT Gajendra Adhi Sakti

2007: Komisaris PT Mandosawo Putratama S

2005: Komisaris PT Indonesia Airasia

2005: Komisaris Utama PT Aryan Indonesia

2005: Komisaris PT TJB Power Services

1985-2013: Dewan Pertimbangan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia

1980-1985: Anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia

Harta kekayaan Johnny G Plate

Berdasarkan hasil penelusuran Kompas.com dari laman elhkpn.kpk.go.id, Menkominfo Johnny G Plate memiliki harta kekayaan sebesar Rp 191.236.409.092 atau Rp 191 miliar.

Johnny terakhir kali melaporkan hartanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Maret 2022 untuk periodik 2021.

Harta kekayaan Johnny Plate meliputi aset berupa 46 bidang tanah dan ada yang disertai bangunan senilai Rp 141.463.603.886 atau Rp 141 miliar.

Puluhan aset tanah dan bangunan Johnny tersebar di Depok, Jakarta Selatan, Kota Manggarai, Jakarta Timur, serta Cilegon.

Tanah dan bangunan Johnny tercatat berasal dari hasil sendiri, hibah, serta warisan.

Politikus Partai Nasdem itu juga melaporkan kepemilikan dua unit mobil yang merupakan hasil sendiri.

Kedua mobil yang dilaporkan bermerek Toyota Alphard Minibus tahun 2013 seharga Rp 320 juta dan Mobil Mitsubishi Colt Truck tahun 2013 seharga Rp 140 juta.

Johnny juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 3.612.000.000.

Dia juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 4.113.125.000.

Kemudian, kas dan setara kas Rp 51.939.680.206 serta utang Rp 10.352.000.000.

Jika ditotal keseluruhan, Johnny tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 191.236.409.092 untuk periodik 2021.

Sementara itu, belum ditemukan laporan harta kekayaan terbaru Johnny G Plate untuk periodik 2022 di laman elhkpn.kpk.go.id.

Pewarta. : Meggy perwakilan pknews Jakarta Barat 

Sumber.  : Yar/Sis / NKRIPOST/

Redaksi Palangkanews

Pimpinan Redaksi Palangka News