Ketua DPRD Jepara Dorong Baznas Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Ketua DPRD Jepara Dorong Baznas Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Palangkanews.co.id || Jepara, 11/6/2021 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat dalam pengelolaan dan penyaluran dana yang diperoleh. Hal itu disampaikan saat menerima Pimpinan Baznas Kabupaten Jepara yang melakukan audiensi di ruang kerjanya, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jepara Jawa Tengah. Rabu (9/6/2021).

Pola pengiriman yang dilakukan Baznas Kabupaten Jepara, dia sebut sudah baik dan upaya membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

Haiz mengatakan, potensi zakat di Jepara yang belum tersalurkan melalui BAZNAS masih sangat besar.Menurutnya, meskipun tidak wajib, masyarakat perlu diketuk untuk mengeluarkan zakat mal. Sebab, manfaatnya sangat besar dan memberikan kemaslahatan umat.

“Zakat bisa mengentaskan kemiskinan dan peningkatan perekonomian umat” tutur Haiz

Haiz mengaku berterima kasih kepada DPRD diajak bersama-sama mengalirkan zakat, infak, dan sedejah (ZIS) ke masyarakat sehingga bisa melihat langsung penyebaran tersebut.

Meski sudah baik, haiz menyemangati Baznas untuk terus memutakhirkan distribusi data agar lebih detail dan lebih tepat. “Sentuh mereka yang masih terlewat dari data-data bantuan pemerintah,” pesan dia.

Ketua Baznas Kabupaten Jepara Sholih, menyatakan bahwa selain uang, juga melakukan membagikan zakat produktif.

Bentuknya pelatihan kegiatan ekonomi ditambah bantuan peralatan dan modal kepada mustahiq yang berhak. Baznas ingin sasaran kegiatan ini bisa meluas seiring peningkatan ZIS yang dikelola.

“Tahun lalu baru sekitar Rp 3 miliar yang seluruhnya berasal dari ASN serta TNI/Polri.Masih banyak instansi yang belum mengalirkan zakat kepada kami. Selain itu, instansi yang sudah mengalir melalui kami, belum optimal karena belum semua pegawainya berzakat melalui Baznas. Di luar perangkat daerah, instansi vertikal seperti Kodim, Polres, dan Kemenag sudah rutin berzakat melalui Baznas,” terang Sholih.

Dalam hitungan Baznas Kabupaten Jepara, baru dari gaji pokok, potensi zakat ASN Pemkab Jepara saja bisa mencapai Rp 7,2 miliar dalam setahun.

“Asumsinya, ASN daerah 8 ribu orang.Kalau dari gaji pokok saja, setiap orang berzakat Rp 75 ribu per bulan.Jadi bisa Rp 600 juta per bulan,” hitungnya.

Selain upaya meningkatkan zakat dari ASN, TNI, dan Polri, Baznas Kabupaten Jepara akan berupaya menghimpun zakat dari para agniyak di desa-desa, para eksporter, serta anggota organisasi pengusaha.

“Selama ini belum (menyalurkan zakat melalui Baznas),” kata Wakil Ketua Baznas, Nur Salim

Pewarta : Puji S

Redaksi Palangka News