Ketua DPD AWPI Kalteng Kecam Kekerasan Pada Jurnalis

Ketua DPD AWPI Kalteng Kecam Kekerasan Pada Jurnalis

Palangka news.co.id – Kalteng – Aksi kekerasan yang dialami Surya Bagus (25) jurnalis Radar Bekasi, mendapat kecaman dari Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Dewan Pimpinan Daerah Kalimantan Tengah.

Ketua DPD AWPI Kalteng Hadriansyah menyatakan bahwa tindakan premanisme sudah bukan zamannya di era digital saat ini. “Premanisme ini sudah melakukan tindakan di luar nalar manusia dan harus di ungkap hingga ke akar-akarnya,” ujar Hadriansyah. (9/6/2020).

Hadriansyah memaparkan, setiap pemberitaan jurnalis yang telah memenuhi 5 W 1 H sudah layak menjadi konsumsi publik. Dan dirinya yakin petugas Kepolisian dapat secepatnya mengungkap kekerasan terhadap jurnalis tersebut.

“Insya Allah kita bisa bantu memberikan dukungan dalam hal pendampingan. Namun teman-teman lainnya pun harus saling support. Mungkin bisa digabung advokasi dari teman-teman media yang lain, untuk saling mendukung, agar polisi bisa segera mengungkap kasus ini sampai tuntas,” kata Hadriansyah (Hadiboy)

Untuk diketahui, Surya Bagus mengalami pengeroyokan. Korban mengaku di pepet sejumlah orang tak di kenal sepulang kerja dari kantornya, pada selasa (2/6/2020) sekira pukul 23:30 WIB tepatnya di Jl. Pengairan, sisi utara Mega Hypermall, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, korban dihajar dengan benda tumpul.

Korban yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan memacu motornya Honda Beat miliknya dan berhasil hingga masuk kontrakannya di Rt 03/18 Pengasinan, Rawalumbu. Namun korban masih dikejar oleh para pelaku.

Korban yang ketakutan langsung mengunci pintu kontrakan dari dalam. Namun kondisi luka yang cukup parah akhirnya korban tak sadarkan diri dan di antar ke Rumah Sakit terdekat.

Karena ada gumpalan darah di kepala belakang korban yang kritis harus menjalani operasi. Minggu (7/6/2020) malam, korban mulai siuman dan memberikan kesaksian kepada teman dekatnya

Diketahui pula pihak Kepolisian setempat saat ini masih melakukan penyelidikan lebih dalam dan mengejar pelaku lainnya.

Reporter. : Tim
Sumber. : Tim AWPI Investigasi Bogor
Editor. :. Redaksi Pknews.co.id.

admin

admin