Kepala Dinas Perkimtan Mewakili Pj. Bupati Barsel Hadiri Undangan Pada Puncak Acara Wara di Desa Tarusan

Kepala Dinas Perkimtan Mewakili Pj. Bupati Barsel Hadiri Undangan Pada Puncak Acara Wara di Desa Tarusan

Palangkanews.co.id # Barsel-Dalam rangka pelaksanaan acara adat rukun kematian WARA di RT. 9 mampaing desa tarusan, pada tanggal 25 Agustus 2023, hadir dalam undangan tersebut mewakili Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan, DR. H. Deddy Winarwan, S.,STP.,M.,Si, yaitu kepala Dinas Perkimtan Bennie S Mahar, ST, MM,MT dan di hadiri Camat dusun
Utara Hj. Noor inderawasih. Atas kedatangan rombongan di sambut baik oleh ketua panitia wara Samsulni, S.Ag di dusun mampaing desa Tarusan. Setelah itu dilanjutkan untuk memberi sambutan pada puncak acara penusukan hewan korban (Kerbau) yang disampaikan oleh.

Kepala Dinas Perkimtan Barsel Bennie S Mahar, ST, MM,MT. Dalam sambutan itu Bennie ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atau yang mewakili.
Ketua dan Anggota DPRD Barsel Dapil II, juga Camat Dusun Utara, serta Unsur Forkopimcam Dusun Utara. Ketua dan unsur pengurus Majelis daerah Hindu Kaharingan Kabupaten Barito Selatan.

Damang, Mantir Adat dan DAD Se-Kecamatan Dusun Utara, Ketua unsur pengurus Majelis Tesort dan kelompok Hindu Kaharingan Kecamatan Dusut. Tidak lupa pula Kepala Desa dan unsur aparat Desa Tarusan. Tidak terkecuali juga seluruh panitia pelaksana Keagamaan Wara Desa. Tarusan, dengan seluruh ahli waris yang melaksanakan prosesi Wara Desa Tarusan, tidak ketinggalan juga seluruh Jemaat Hindu Kaharingan dan para tamu yang hadir. Serta undangan sekalian yang kami hormati.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya dari Bapak Pj. Bupati Barito Selatan, Bapak Dr. H. Deddy Winarwan, S.,STP.,M.,Si, karena tidak dapat hadir pada kesempatan ini karena menghadiri penilaian kinerja Bupati Barito Selatan Triwulan di Kemdagri Jakarta yang dilaksanakan pada hari ini juga,

“Karena yang diperintahkan Bapak Pj Bupati menghadiri acara ini yaitu Bapak Asisten I Membidangi Pemerintahan dan Kesra, tetapi bapak Asisten I juga berhalangan hadir karena mengikuti PKN-2 di Palangka Raya, ” kata Bennie Jum’at 25 Agustus 2023.

Selanjut Bennie mengatakan kami atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Barito Selatan, tidak lupa pula mengucapkan permohonan maaf karena bapak Pj Bupati dan Asisten I yang tidak dapat hadir dalam pembukaan acara Wara ini pada tanggal 21 Agustus 2023 kemaren, karena bertepatan dengan agenda rapat Paripurna di DPRD Kabupaten setempat.

Bennie mengatakan kalau dia adalah Kepala Dinas Perkimtan, sekaligus wakil Ketua DAD Kabupaten Barito Selatan, dan ia juga mengajak untuk semua yang hadir pada acara tersebut bersama-sama untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa agar kita semua dalam lindungannya.

“Saya mengajak kita semua, untuk memanjatkan Puji Syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena hanya atas perkenan dan Rachmatnya lah kita dapat berkumpul di tempat ini guna bersama- sama mengikuti acara puncak ritual wara yaitu prosesi penusukan hewan Kerbau di Desa Tarusan ini, ” ujarnya.

Karena pada saat yang baik ini izin kan kami menyampaikan respon dan ucapan terima kasih bapak Pj. Bupati Barsel atas undangan panitia pelaksana wara dimana sebagai Kepala Daerah berkeinginan untuk hadir setiap undangan yang disampaikan ke padannya.

Pasalnya, menghadiri undangan akan mendukung target Pj Bupati sampai akhir tahun ini akan melakukan Kunker ke seluruh Kecamatan dan Desa, sebagai bahan laporan dalam rapat koordinasi dengan Forkopimda yang sudah memasuki 6 Kelurahan dan 28 Desa dari seluruh 7 Kelurahan 86 Desa, salah satunya Desa Tarusan sudah di kunjungi Pj Bupati beberapa waktu yang lalu.

Namun pada saat ini di desa Tarusan sedang malaksanakan keragaman Adat dan Budaya di Kabupaten Barito Selatan terdiri dari beberapa Suku Dayak di bagi dalam Sub Suku. Seperti Suku Dayak Maanyan, Dusun, Taboyan ngaju, Lawangan, Bawo dan Bakumpai. Agama dan Kepercayaan yang dianut pun beragam seperti Islam, Kristen, Katolik , Budha dan Hindu Kaharingan.

“Karena yang kita hadiri sekarang adalah ritual Keagamaan yang dilaksanakan oleh saudara kita umat Hindu Kaharingan yaitu Adat Rukun Kematian, dengan melaksanakan acara ritual adat Wara yang merupakan ritual adat agama HinduKaharingan, ” ucap Bennie.

Pesta ini merupakan acara penyembahan terakhir
Roh dari leluhur, Kakek/Nenek orang tua sanak saudara yang sudah mendahului kita untuk menghantarkan Roh nya ketempat paling akhir ke Lewu Tatau/Surga.

“Secara jujur agama Hindu Kaharingan adalah agama yang paling awal di bumi Kalimantan yang sebelumnya berawal dari agama kepercayaan dan berjalannya waktu sehingga mendapat pengakuan dari pemerintah bersama dengan agama lain. Tidak dipungkiri bahwa munculnya adat istiadat dan budaya suku Dayak berawal dan bersama- sama dengan perkembangan agama Hindu Kaharingan, ” jelasnya.

Oleh sebab itu masyarakat Dayak memberdayakan menusia dalam tiga dimensi siklu. Yaitu siklus manusia sebelum lahir, siklus manusia setelah lahir yang dinamakan Alam kehidupan (Dunia) dan Siklus setelah kehidupan (Alam Syurga).

“Ketiga Siklus ini di tandai dengan beberapa acara adat sakral, salah satunya adalah Adat Wara ini, ” ungkap Bennie.

Disamping itu juga Bennie mengungkapkan bahwa Pemerintah mendukung acara adat tersebut, karena itu sedah sesuai dengan Pancasila dan UUD-1945 melindungi setiap orang atau warga nya bebas untuk memeluk atau menganut dan beribadat menurut agama yang dianutnya tanpa dipaksa oleh siapa pun.

Dalam hal memberikan perlindungan kepada warga masing-masing pemeluk agama, Pemerintah memberikan dukungan dengan membantu sarana dan prasarana beribadah yang dituangkan dalam anggaran Pemerintah
Daerah walaupun dengan porsi terbatas melewati bantuan hibah kepada warga pemeluk agama masing-masing. Perlu diketahui juga bahwa tatanan hidup dalam masyarakat adat kita, khusunya di Barsel bisa memberdayakan mana yang ritual adat keagamaan dan mana acara adat.

“Saya selaku dari pengurus Dewan Pengurus Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barsel, sering mendapat kesalahpahaman di masyarakat adat kita bahwa ritual adat Wara
Seperti ini merupakan acara adat yang diberi ijin oleh Damang atau Dewan Adat Dayak. Kalau ritual adat keagamaan
maka ijin nya dari majelis daerah agama Hindu Kaharingan dan ijin keramaian dari Polsek atau Polres. Kalau memang ada Damang dan Mantir Prosesi karena hanya membantu dari prosesi ritual nya saja, ” bebernya.

Sekali lagi kami atas nama
Pemda Kabupaten Barsel, Pj. Bupati menyampaikan Salam untuk semua kita yang hadir pada kesempatan ini, secara khusus kepada ahli waris yang melaksanakan prosesi ritual wara di desa tarusan ini, mari kita doakan semoga roh para leluhur, orang tua dan sanak saudara yang sudah mendahului kita kiranya diberi tempat keabadian di surga.

“Saya yang mewakili Pj Bupati mengakhiri kata sambutan ini, kiranya acara wara dimana bagian dari puncak ritual yang dilaksanakan hari ini kita sama saksikan nanti penusukan hewan/Kerbau berjalan dengan lancar dan di berkahi oleh Tuhan yang Maha Kuasa… Amin, ” demikian tutup Bennie mengakhiri sambutan pidato yang disampaikannya.

Pewarta : H. Assjian
Sumber : Bannie S, Mahar.

Redaksi Palangkanews

Pimpinan Redaksi Palangka News