Kasatreskrim Jepara Gelar Perkara Kasus Pembunuhan

Palangkanews.co.id || Jepara, 26/8/2021 Kasatreskrim Jepara Gelar Perkara dalam kegiatan pergelaran proses penyidikan suatu perkara yang dilakukan oleh penyidik dalam kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia bernama Subroto (42) alias Sodron warga Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kamis (26/8/2021).

Kasatreskrim Jepara AKP Muhammad Fachrur Rozi, S.H, S.I.K, mengatakan, “gelar perkara perlu dilaksanakan dalam rangka menangani suatu perkara secara tuntas sebelum diajukan ke jaksa penuntut umum”, kata Kasatreskrim.



Peristiwa bermula pada 18 Juli 2021. Dengan tiga pelaku berinisial UL (27), DS (18), dan YD (26), sudah diamankan, sedangkan dua pelaku berinisial FR dan M masih buron dan menjadi DPO Polres Jepara.

Kegiatan Gelar Perkara di Lapangan Tenis Polres Jepara dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Muhammad Fachrur Rozi, S.H, S.I.K., dan anggota Polres Jepara. Menghadirkan saksi-saksi dan Kuasa Hukum H. Noorkhan S.H dari kedua tersangka yaitu, UL dan DS. Kamis (26/8/2021).

Dalam adegan Gelar Perkara terungkap selain kasus pengeroyokan tersebut menelan korban meninggal dunia, ternyata ada tiga korban luka-luka yaitu Abdul Ghofar, Muhammad Adi Saputro dan Riko Prasetyo.

Dengan 14 adegan,  tiga tersangka yang dihadirkan, masing-masing memperagakan peristiwa awal pada hari Minggu, 18 Juli 2021 sekitar jam 17.00 WIB, dimulai dari berkumpul di sebuah jalan kampung di dekat kebun pohon sengon tepatnya di Desa Tengguli Rt. 07/Rw. 07, mereka bermaksud pesta minuman keras sejenis ginseng. 

Adegan ke 1 Korban dan para saksi berkumpul di sebuah jalan kampung di dekat kebun pohon sengon, tepatnya di Desa Tengguli, RT.07/Rw.07, untuk berpesta minuman keras.

Adegan ke 2 Pada waktu yang sama 100 M sebelah selatan tersangka juga sedang minum miras jenis gingseng.

Sampai ke adegan 13 Tersangka melakukan pengeroyokan kepada korban dengan ranting pohon sengon (Berdasarkan keterangan pada BAP para saksi).

Adegan terakhir atau ke 14, Setelah melakukan penganiayaan tersangka UL bersama kawan-kawannya, pergi ke sebuah lapangan voli di belakang Balai Desa Tengguli dan melanjutkan minum miras jenis gingseng.

Ketiga tersangka memperagakan reka ulang tanpa kehadiran dua tersangka lain yang masih status buron dan menjadi DPO Polres Jepara.

Pewarta : Puji S

admin