KAPAL TANKER PERTAMINA SENGGOL LANTING WARGA BAAMANG HULU

KAPAL TANKER PERTAMINA SENGGOL LANTING WARGA BAAMANG HULU

Palangkanews.co.id | Kotawaringin Timur – Kapal Tanker pengangkut BBM Pertamina senggol Lanting warga Rt. 01 dan Rt.20 Jl. Baamang 1 Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat olah gerak hendak kembali setelah bongkar muatan, senin lalu di publilaksikan 28/8/20

Selesai melakukan pembongkaran BBM di Depo Pertamina Sampit, Kapal Tanker BBM dengan nama lambung SPOB KAPUAS yang dinahkodai oleh IMRAN, saat melakukan olah gerak hendak kembali karena sesuatu faktor Buritan Kapal menyenggol beberapa lanting / jamban yang dimiliki warga baamang hulu yang rumahnya memang berdekatan dengan Pelabuhan Dermaga Pertamina Depo Sampit.

Atas kejadian tersebut mengakibatkan korban materi berupa 6 lanting rusak ringan, 4 lanting rusak berat serta menenggelamkan 3 unit Perahu kecil (ces) dan beberapa tiang penahan lanting milik warga dan tidak ada korban jiwa.

Dari terjadinya insiden kecelakaan pada sekitar jam 15.30 wib tersebut telah membuat geger warga masyarakat sedang banyak beraktifitas sore hari di sepanjang aliran DAS Mentaya Kelurahan Baamang Hulu, yang serta merta berlarian dan mengkomplain Pihak Depo Pertamina Sampit dan Kapal Tanker.

Menyikapi kejadian tersebut Sat Polair Polres Kotim sebagai pemelihara Kamtibmas di sepanjang alur DAS Mentaya, telah melakukan langkah langkah penanganan dengan melakukan pengamanan pemeriksaan awal terhadap Nahkoda SPOB KAPUAS serta mendampingi kegiatan Mediasi antara Pihak Masyarakat dengan Pihak Pertamina bersama-sama dengan Intansi terkait.

Dari musyawarah yang dilaksanakan pada hari itu juga sekitar jam 20.00 wib bertempat dirumah Ketua rt.01 baamang hulu nanang qosim, dilaksanakan musyawarah antara masyarakat yang mengalami kerugian dengan pihak pt. Pertamina dan perwakilan owner kapal, dihadiri pula pihak intansi terkait dari Polsek baamang, koramil 1015-09 baamang dan ksop sampit, menghasilkan kesepakatan ganti rugi total sebesar rp. 78.000.000,- dan pembayaran ganti rugi tersebut di lakukan pada hari kamis tanggal 27 agustus 2020.di kediaman atau rumah Ketua RT.01 Baamang Hulu.

Saat dikonfirmasi Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si melalui Kasat Polair Polres Kotim Akp. Junaldi, S.H Berdasarkan Informasi yang dihimpun dari laporan kegiatan kamtibmas yang dilaksanakan, membenarkan telah adanya kejadian tersebut dan tidak ada korban jiwa, kemudian telah dilaksanakan Musyawarah sebagaimana tersebut diatas.

“ Disarankan kepada perwakilan Depo PT. Pertamina sampit, agar dalam hal ganti rugi harus lengkap administrasinya antara lain perjanjian damai, kwitansi tanda , nominatif penerima, Dokumentasi serta kelengkapan penting lainya, untuk menghindari complain lagi dibelakang hari “ pungkasnya.

Pewarta : Tim Sugianto wabiro Sampit
Sumber : Polressampit/ton-sam
Ed/ Ad. : Syaiful

admin

admin