Jokowi Lantik Lagi Nadiem sebagai Menteri, Ini alasannya

Jokowi Lantik Lagi Nadiem sebagai Menteri, Ini alasannya

Palangkanews.co.id || PRESIDEN Joko Widodo baru saja melantik dua orang menteri sisa masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Salah satu menteri yang dilantik adalah Nadiem Anwar Makarim sebagai Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Mengapa Jokowi melantik lagi Nadiem?

Pelantikan pendiri Gojek itu dampak dari peleburan Kemenristek ke Kemendikbud yang diajukan Presiden Jokowi dan sudah disetujui DPR pada sidang paripurna, Jumat (9/4/2021).

Karena adanya perubahan nomenklatur dari Kemdikbud menjadi Kemdikbud Ristek, maka kementerian yang dipimpin Nadiem tak hanya di bidang pendidikan dan kebudayaan semata, melainkan ada penambahan Riset dan Teknologi.

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman sebelumnya pada Selasa kemarin (27/4) menjelaskan penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud menjadi kementerian baru berdasarkan Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian.

Hal itu sesuai dengan sejumlah pertimbangan yang tercantum pada Pasal 18 ayat 2 tentang pengubahan kementerian UU No 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Baginya, pertimbangan pemerintahan sesuai perkembangan kebutuhan dan aspirasi rakyat. Serta pertimbangan khusus di Pasal 18 (2) untuk efisiensi dan efektivitas serta perubahan atau perkembangan tugas dan fungsi, peningkatan kinerja dan beban kerja pemerintah hingga kebutuhan penanganan urusan tertentu dalam pemerintahan secara mandiri.

Jokowi kepada media, mengurai pembagian tugas soal penelitian antara Ristek dengan BRIN yang juga baru dilantik lagi hari ini.

Menurut dia, nantinya Kemdikbud akan mengurusi urusan ristek yang bersifat akademis.

“Kemdikbud ristek itu nanti urusannya riset akademis. Yang lainnya nanti berada di bawah BRIN,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/4).

Kepala BRIN yang dilantik hari ini adalah Kepala LIPI Laksono Tri Handoko. Selain BRIN dan Kemdikbud Ristek, menteri baru yang dilantik adalah Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi merangkap Kepala BKPM.

Pewarta. : Meggy pknews Jakarta
Sumber. : juru bicara Presiden Jokowi.

Redaksi Palangka News