Instruksi DPP PDIP Ke DPC PDIP jepara Tentang Wakil Bupati

Instruksi DPP PDIP Ke DPC PDIP jepara Tentang Wakil Bupati

Palangkanews.co.id | Jepara, 31/3/2021, Berdasarkan surat Instruksi dari DPP PDIP kepada DPC PDIP Kabupaten Jepara No. 2766/IN/DPP/III/2021, tanggal 27/3/2021 perihal menetapkan atau merekomendasikan kepada DPC PDI Perjuangan Jepara dalam pengisian kekosongan wakil bupati Jepara.

Nama-nama yang di tetapkan dalam surat tersebut ialah :

(1). Siti Aziatin., yang akrab di sapa Yatin

(2). Mulyaji, S.H., M.H., yang akrab di sapa Lilik, jabatan terakhir purna tugas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Jepara.

(3). Andi Rokhmat, S.IP, M.E., yang akrab di sapa Andi Andong saat ini menjabat Direktur Umum Perumda Aneka Usaha Jepara.

Ketiga nama diatas resmi di tunjuk sebagai calon wakil Bupati Jepara sisa masa bakti 2017-2022, mendampingi Bupati Jepara Dian Kristiandi S.Sos yang akan diajukan dan di bahas di DPRD Kabupaten Jepara.

Secara konstitusional, posisi Wakil Bupati Jepara, memang harus diisi. Pengisian kekosongan jabatan wakil kepala daerah yang berhalangan tetap dilakukan berdasarkan Pasal 176 UU RI No. 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No. 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota menjadi UU Terhadap kekosongan tersebut dilakukan pengisian jabatan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota, berdasarkan usulan partai politik pengusung.; Huruf (4) Pengisian kekosongan jabatan Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 (delapan belas) bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.
Ketika adanya kekosongan wakil kepala daerah, dengan sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan, maka parpol perlu menyampaikan dua nama bakal calon wakil kepala daerah. Setelah itu, melalui kepala daerah, dua nama bakal calon disampaikan kepada DPRD sesuai Pasal 174 dan 176 UU RI No. 10 Tahun 2016.

Publik Jepara tinggal menunggu hasil rapat paripurna DPRD yang diatur dalam PP No. 12 Tahun 2018 dalam penetapan Wakil Bupati Jepara.

Sedangkan untuk calon Wakil Bupati Jepara Andi Rokhmat, S.IP, M.E., diharapkan, berhenti dari jabatan pada badan usaha milik daerah sejak ditetapkan sebagai calon. Berdasarkan UU RI No. 10 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi UU, Pasal 7 Huruf U.

Dari ketiga nama tersebut di atas, diharapkan setelah terpilih bisa bekerja sama dan bersinergi dengan Bupati serta membantu Bupati Jepara, dalam sisa masa baktinya, karena tuntutan kerja nya salah satunya membantu pelaksanaan Urusan Pemerintahan Daerah dan Mengkoordinasikan kegiatan OPD yang ke semuanya di atur dan di amanatkan di UU RI No. 9 TAHUN 2015 Pasal 66.

Andi Andong, sebagai kader PDIP dari faktor usia, pengalaman berorganisasi, kecakapan dan tentunya sebagai kader PDI Perjuangan Jepara.

Seorang warga masyarakat bernama Sri Widayanti ketika di tanyakan tentang akan mempunyai wakil bupati Jepara menyambut antusias dan berharap banyak wakil bupati Jepara, akan bisa bersinergi dan berkoordinasi baik dengan Bupati Jepara saat ini.

Publik Jepara tinggal menunggu hasil rapat paripurna DPRD yang diatur dalam PP No. 12 Tahun 2018 dalam penetapan Wakil Bupati Jepara, untuk kemudian mempunyai Wakil Bupati yang baru.

Puji Sumono
Kaperwil Jateng

Redaksi Palangka News