Hewan Kurban di Kalteng Capai 5.468 Ekor, Ini Kata Kakanwil Kemenag, H. Noor Fahmi.

Hewan Kurban di Kalteng Capai 5.468 Ekor, Ini Kata Kakanwil Kemenag, H. Noor Fahmi.

Palangkanews.co.id || Idul adha 1442 Hijriyah menikmati di tengah suasana pandemi Covid-19. Meski begitu, umat muslim untuk berkurban masih tinggi.

Hal itu ditunjukkan dengan jumlah hewan kurban yang menghasilkan ekor. Data yang dicatat oleh Kanwil Bimas Islam Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa total terdapat 5.468 ekor hewan yang dikurbankan pada Idul adha tahun ini.



Kakanwil Kemenag H. Noor Fahmi menyebutkan, hewan kurban sebanyak itu terbagi atas 4.212 ekor sapi, 98 ekor kerbau, dan 1.158 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, jumlah paling banyak terdapat di Kabupaten Katingan. Di Katingan terdapat 1.075 hewan kurban yang disembelih, terdiri dari 798 ekor sapi dan 297 ekor kambing.

“Data kami yang lain juga menunjukkan bahwa ada hewan kurban berupa kerbau, sebanyak 98 ekor yang disembelih oleh umat muslim di Kabupaten Gunung Mas, Barito Selatan, Murung Raya, dan Barito Utara,” beber H. Noor Fahmi di ruang kerjanya, Selasa (27/7/2021).

Hewan Kurban di Kalteng Capai 5.468 Eko
Nampak suasana pemotongan hewan kurban, beberapa waktu lalu.


H. Noor Fahmi mengakui angka tersebut relatif tinggi jika dibandingkan dengan kondisi pandemi saat ini, yang berimbas pada perekonomian masyarakat di berbagai daerah. Mantan Kakanwil Kemenag Kalsel ini bersyukur karena tingginya jumlah hewan kurban menunjukkan besarnya niat beribadah pada masyarakat muslim Kalimantan Tengah.

“Semoga ini juga menjadi cara untuk keluar dari pandemi, karena amal ibadah seseorang akan mengindarkan dari musibah atau bencana, tentu dengan pertolongan Allah SWT,” bebernya.

Jumlah hewan kurban paling sedikit berada di Kabupaten Lamandau. Di wilayah tersebut, terdapat 116 ekor hewan yang disembelih sebagai kurban.

“Namun sedikit atau banyak tentu bukan yang menjadi prioritas utama. Yang paling penting adalah keikhlasan dari setiap umat muslim yang menunaikan ibadah tersebut,” tegas H. Noor Fahmi.

Pewarta.:. Red pknews
Sumber : Kemenag Kalteng/Gondo Utomo)

admin

admin