Gus Yasin Respon Buruh Ingin UMK Jateng 2022 Naik 16% Enggak Masalah

Gus Yasin Respon Buruh Ingin UMK Jateng 2022 Naik 16%  Enggak Masalah

palangkanews.co.id || Jepara, 8/11/2021 Serikat Pekerja di seluruh Indonesia, belakang ini rame melakukan aksi damai ngotot menuntut kenaikan UMK. Keinginan para buruh di Jawa Tengah agar Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) naik sebesar 16 persen tampaknya berbuah manis.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan tidak masalah dengan adanya desakan para buruh agar UMK dinaikkan.

“Ya kan enggak masalah, ada kenaikan bagus toh, cuman bagaimana kita kinerjanya saja,” ucap Gus Yasin  sapaan akrab Wagub, saat mengunjungi Desa Wisata Tempuran, di Blora Jawa Tengah. Sabtu (6/11/2021).

“Kita kan ada aturannya dan pengaturannya. Kita ikuti aja penghitungannya dulu, kita evaluasi. Toh, kemarin sudah kayaknya ada kenaikan,” terang dia.

Aliansi Serikat Buruh Jawa Tengah mendesak pemerintah provinsi agar menetapkan kenaikan UMK 2022 di Jawa Tengah sebesar 16 persen.

Angka 16 persen yang diajukan disebutkan dihitung dari pertambahan kebutuhan buruh dalam kondisi pandemi Covid-19.

Penambahan kebutuhan di masa pandemi tersebut ialah masker N.94 Rp. 115.000, hand sanitizer Rp. 90.000, sabun cair 150 ml Rp. 29.600, vitamin Rp. 75.000, kebutuhan daring seperti kuota Rp. 100.000, dan biaya kenaikan air bersih 50 persen Rp. 40.000.

Berikut Daftar Usulan UMK 2022 di Provinsi Jawa Tengah :

(1). Kota Semarang Rp 2.810.025 + Rp 449.600 = Rp 3.259.625

(2). Kabupaten Demak Rp 2.511.526 + Rp 449.600 = Rp 2.961.126

(3). Kabupaten Kendal Rp 2.335.735 + Rp 449.600 = Rp 2.785.335

(4). Kabupaten Semarang Rp 2.302.797 + Rp 449.600 = Rp 2.752.397

(5). Kota Salatiga Rp 2.101.457 + Rp 449.600 = Rp 2.551.057

(6). Kabupaten Grobogan Rp 1.890.000 + Rp 449.600 = Rp 2.339.600

(7). Kabupaten Blora Rp 1.894.000 + Rp 449.600 = Rp 2.343.600

(8). Kabupaten Kudus Rp 2.290.995 + Rp 449.600 = Rp 2.740.595

(9). Kabupaten Jepara Rp 2.107.000 + Rp 449.600 = Rp 2.556.600

(10). Kabupaten Pati Rp 1.953.000 + Rp 449.600

(11). Kabupaten Rembang Rp 1.861.000 + Rp 449.600 = Rp 2.310.600

(12). Kabupaten Boyolali Rp 2.000.000 + Rp 449.600 = Rp 2.449.600

(13). Kota Surakarta Rp 2.013.810 + Rp 449.600 = Rp 2.463.410

(14). Kabupaten Sukoharjo Rp 1.986.450 + Rp 449.600 = Rp 2.436.050

(15). Kabupaten Sragen Rp 1.829.500 + Rp 449.600 = Rp 2.279.100

(16). Kabupaten Karanganyar Rp 2.054.040 + Rp 449.600 = Rp 2.503.640

(17). Kabupaten Wonogiri Rp 1.827.000 + Rp 449.600 = Rp 2.276.600

(18). Kabupaten Klaten Rp 2.011.514 + Rp 449.600 = Rp 2.461.114

(19). Kota Magelang Rp 1.914.000 + Rp 449.600 = Rp 2.363.600

(20). Kabupaten Magelang Rp 2.075.000 + Rp 449.600 = Rp 2.524.600

(21). Kabupaten Purworejo Rp 1.905.400 + Rp 449.600 = Rp 2.355.000

(22). Kabupaten Temanggung Rp 1.885.000 + Rp 449.600 = Rp 2.334.600

(23). Kabupaten Wonosobo Rp 1.920.000 + Rp 449.600 = Rp 2.369.600

(24). Kabupaten Kebumen Rp 1.895.000 + Rp 449.600 = Rp 2.344.600

(25). Kabupaten Banyumas Rp 1.970.000 + Rp 449.600 = Rp 2.419.600

(26). Kabupaten Cilacap Rp 2.228.904 + Rp 449.600 = Rp 2.678.504

(27). Kabupaten Banjarnegara Rp 1.805.000 + Rp 449.600 =Rp 2.254.600

(28). Kabupaten Purbalingga Rp 1.988.000 + Rp 449.600 = Rp 2.437.600

(29). Kabupaten Batang Rp 2.129.117 + Rp 449.600 = Rp 2.578.717

(30). Kota Pekalongan Rp 2.139.754 + Rp 449.600 = Rp 2.589.354

(31). Kabupaten Pekalongan Rp 2.084.155 + Rp 449.600 = Rp 2.533.755

(32). Kabupaten Pemalang Rp 1.926.000 + Rp 449.600 = Rp 2.375.600

(33). Kota Tegal Rp 1.982.750 + Rp 449.600 = Rp 2.432.350

(34). Kabupaten Tegal Rp 1.958.000 + Rp 449.600 = Rp 2.407.600

(35). Kabupaten Brebes Rp 1.866.722 + Rp 449.600 = Rp 2.316.322.


(Puji S)

Redaksi Palangkanews

Pimpinan Redaksi Palangka News