Gegara Buat Konten Youtube, Keselamatan Jiwa Di Pertaruhkan

Gegara Buat Konten Youtube,  Keselamatan Jiwa Di Pertaruhkan

Palangkanesw.co.id || Jepara, 1/8/2021 Belakangan sering terjadi beberapa kali peristiwa truk tabrak orang yang mencegat tiba-tiba mengakibatkan korban jiwa. Bambang Widjanarko pengusaha truk menjelaskan dua alasan mengapa hal itu dilakukan para sopir. Kamis (29/7/2021)

Banyak media memberitakan saat ini kerap terjadi kecelakaan truk tabrak orang yang mencegat tiba-tiba di jalan raya direkam kamera. Alasannya sangat naif dan ‘konyol’ hanya demi konten. Walhasil, tindakannya sama juga mempertaruhkan nyawa demi hasil yang tak seberapa.



Apapun motifnya, kasus truk tabrak orang selalu menjadi perhatian. Dan pengemudi hampir selalu menjadi pihak yang tersalah. Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY Bambang Widjanarko, ada dua alasan mengapa hal itu dilakukan para sopir saat ada orang yang mencegat tiba-tiba di tengah jalan.

(1). Tidak Bisa Menguasai Kendaraan

Tidak seperti mobil penumpang berukuran kecil, truk lebih sulit dikendalikan jika ada objek muncul tiba-tiba dalam jarak pendek. Bobot dan dimensinya membuatnya sulit dilakukan pengereman mendadak atau manuver membuang setir untuk menghindar.

“Sopir yang tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menabrak. Hal ini dikarenakan jarak yang terlalu pendek dan kemunculan objeknya yang tiba-tiba,” kata Bambang kepada awak media.

(2). Menghindari Risiko Lebih Besar

Alasan kedua ini kerap dipilih para sopir demi menghindari risiko yang lebih besar berupa pembegalan. Karena mereka bertanggung jawab mengantarkan barang sampai tempat tujuan, disisi lain mereka juga harus mengutamakan keselamatan dirinya dan si kernet yang menemani. Biasanya dilakukan di jalanan sepi dan jauh dari pemukiman, seperti di jalanan lintas luar Jawa.

“Kalau di daerah sepi seperti Lintas Sumatera, ada yang mencegat lebih baik tabrak aja kalau tidak berseragam polisi. Banyak sopir yang berpikiran, dari pada dibegal, lebih baik ditabrak yang mencegat tadi,” lanjut Bambang.

Dari sejumlah kejadian sebagian besar korban adalah remaja tanggung alias ABG. Ada yang mencegat ingin menumpang, sementara sebagian yang lain hanya untuk bersenang-senang.

Mereka melakukan aksi menghadang truk yang tengah melaju di jalan dan direkam oleh temannya. Mereka puas jika truk yang dicegat berhenti lalu mengunggah hasil rekaman ke sosial media atau di Youtube menjadi sebuah konten.

Pawarta : Puji S

admin