Ganjar Pranowo Soroti Maraknya Karaoke Ilegal dan Togel Saat Lantik Bupati Demak.

Ganjar Pranowo Soroti Maraknya Karaoke Ilegal dan Togel Saat Lantik Bupati Demak.

Palangkanews.co.id | Semarang, 25/5/2021 Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberi pesan khusus kepada Kepala Daerah Demak Jawa Tengah yang baru : Bupati Eistianah dan Wakil Bupati KH. Ali Maksun.

Keduanya dilantik di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Senin (24/5/2021), bersamaan dengan Bupati dan Wakil Bupati Sragen Jawa Tengah.



Kepada Bupati Demak, Ganjar membeberkan permasalahan yang paling banyak diadukan, yakni terkait tempat karaoke. Ia meminta agar pejabat baru untuk mendekati masyarakat.

Ajak baik baik, banyak yang ilegal sehingga harus bicara dengan mereka. Togel juga ramai lagi, Demak memiliki spirit Kota Wali. Saya kira nilai-nilai itu penting untuk disosialisasikan agar tidak jadi problem di masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga mengungkapkan perasaannya saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Demak dan Sragen.

Namun, bukan keanehan secara esensial yang ia rasakan. Tapi lebih pada dua bupati yang ia lantik. Yakni sama-sama perempuan dan kedua-duanya menyandang gelar dokter.

“Saya merasakan dua keanehan kontekstual. Dua-duanya bupati perempuan. Dan dua-duanya dokter. Dalam konteks pandemi di Demak dan Sragen, kita agak tenang. Karena dokter dan perempuan biasanya rasa kepeduliannya tinggi. Serta merespons pandemi bisa lebih mudah,” kata Ganjar.

Gubernur sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat atau presiden melantik bupati dan wakil bupati terpilih dari Sragen dan Demak.

Di Sragen ada nama petahana bupati, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan wakilnya Suroto. Sedangkan di Demak, ada Bupati Eistianah dan KH Ali Maksun.

Untuk bupati Sragen yang merupakan petahana, Ganjar harap tinggal mengulang program dan bisa lebih gas pol.

“Untuk di Demak, tinggal menyesuaikan sebentar. Karena selama kampanye scanning persoalan sudah ada dan tidak begitu sulit,” jelasnya.

Terkait pandemi, ia juga meminta, agar aparat penegak hukum tidak ragu membubarkan kegiatan yang banyak mengundang massa. Selain itu, Ganjar juga meminta warganya ikut tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ganjar meminta warganya tidak abai akan protokol kesehatan. Karena, setelah dua minggu setelah lebaran, ada tren peningkatan kasus Covid-19.

“Hari ini kita betul-betul lagi melihat  hitungan 14 hari setelah masyarakat datang ke sini. Dan ini nyata, maka butuh bantuan dan partisipasi masyarakat. Lalu ada pelanggaran prokes, kita koordinasikan agar penegak hukum tidak ragu kalau ada event yang di create dan menimbulkan kerumunan, kalau tidak bisa diperingatkan maka tutup,” tegasnya.

Ganjar juga mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik bisa menjaga integritas, serta menegakan ideologi Pancasila. Pancasila tidak bisa ditawar lagi.

“Itu titik, tidak ada komanya. Ideologi sudah selesai oleh para pendiri bangsa. Bicara lah artificial intelligence, ketemu anak sekolah bicara nilai ketuhanan yang baik, nilai kemanusiaan, tetulung, jangan ada gesekan, bicara narasi yang baik,” pungkasnya. (Puji S)

Redaksi Palangka News