Disdik Barut Harus Perhatikan Kuota Internet Gratis SD.SMP, Kemana ???

Disdik Barut Harus Perhatikan Kuota Internet Gratis SD.SMP, Kemana ???

Palangkanews.co.id | Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah terus berupaya meminimalisir dampak dari Covid-19, diantaranya dampak di bidang pendidikan khususnya terkait sistem pembelajaran daring. Kali ini, kembali Pemerintah Provinsi Kalteng mendapat dukungan CSR dari PT. TELKOMSEL berupa kouta internet gratis untuk 136.000 siswa jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/ SMK se-Kalteng.

Namun sayang, program tersebut belum tersalurkan kepada siswa yang ada di Kabupaten Barito Utara seperti di Sekolah Dasar Negeri maupun Madrasyah Ibtidayah Negeri/Swasta dalam kota Muara Teweh sendiri apalagi untuk sekolah di luar Kota Muara Teweh.

Berdasarkan hasil investigasi wartawan media online yang tergabung di organisasi pers IPJI Barut, di Sekolah Dasar Negeri Melayu-5 Kepala Sekolah, Kecek Eta, S.Pd kepada wartawan menuturkan tanggapan terkait bantuan CSR dari PT. Telkomsel, untuk paket data internet siswa yang kurang mampu, terkait pernyataan Mendikbud soal bantuan paket data internet dan layanan platfoam Guru maupun Siswa.

“Seperti yang kami sampaikan bahwa salah satu kendala yang dihadapi, dalam pelaksaan pembelajaran daring atau online ketika siswa dan guru melakukan prosAses belajar mengajar dari rumah di masa darurat Covid-19 ini adalah masalah dana untuk membeli kuota internet”, terang Kepsek SDN Melayu 5 menambahkan, (07/09/20).

Dijelaskannya, masalah dana paket internet bagi Guru dan secara khusus siswa, disamping kendala lainnya seperti siswa yang tidak memiliki handphone android, serta kesulitan mengakses Internet dan lain-lain.

“Untuk itu dengan adanya bantuan dari CSR dari PT. Telkomsel tahun 2020 yang dapat dialokasikan oleh kepala sekolah untuk pembelian paket data internet bagi siswa yang kurang mampu, tentunya sebagai kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua sangat menyambut dengan gembira”, ungkap Eta sapaan akrabnya penuh harap.

Tetapi sampai sekarang hal tersebut belum terealisasi dikarenakan nomor yang sudah didaftarkan belum mendapat konfirmasi langsung dari dinas pendidikan, padahal bantuan tersebut sangat kita butuhkan untuk anak didik kita.

“Kami selaku kepala sekolah SDN di Barito Utara berharap bantuan tersebut segera terealisasi demi kelancaran proses belajar dan mengajar siswa di sekolah kami,” harap Kepsek SDN Melayu-5 ini lagi.

Untuk diketahui SDN Melayu-5 adalah Sekolah Teladan di Kabupaten Barito Utara yang posisinya di tengah Kota Muara Teweh dan seberangan langsung dengan Kantor DPRD Kabupaten Barito Utara. Bayangkan saja sekolah ditengah Kota belum direaliasisaikan bagaimana dengan Sekolah Dasar diluar kota Muara Teweh..?

Pewarta. : Tim Lenny pknews
Sumber. : Investigasi ipji Barut dan Pknews. Barut.
Ed/ Ad. :. Syaiful.

admin

admin