Dinamika Penambangan Pasir Laut Di Perairan Jepara, Pimpinan Dewan Terima Audiensi Warga Balong

Dinamika Penambangan Pasir Laut Di Perairan Jepara, Pimpinan Dewan Terima Audiensi Warga Balong

Palangkanews.co.id || Jepara, 12/6/2021 Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Drs. H. Junarso bersama dengan Wakil Ketua lainnya, KH. Nuruddin Amin, S.Ag (Gus Nung-red) dan H. Pratikno menerima audiensi dari sejumlah warga Desa Balong Kecamatan Kembang, di Ruang Serbaguna DPRD Kabupaten Jepara.Jawa Tengah. Rabu (9/6/2021).

Dinamika polemik Penambangan Pasir Laut di Perairan Jepara menjadi inti pembicaraan dalam audiensi warga yang tergabung dalam Persatuan Petani dan Masyarakat Sadar Wisata (PPSMW) Desa Balong tersebut. Sejumlah warga Desa Balong menolak rencana penambangan pasir laut yang rencananya dilakukan oleh dua perusahaan, PT Energi Alam Lestari dan PT Bumi Tambang Indonesia. Hal ini akan mengakibatkan sejumlah dampak yang timbul jika hal itu dilakukan.

“Kami mendesak pemberhentian proses Amdal penambangan pasir laut oleh dua PT ini,” kata Dafiq pada salah satu bagian tuntutannya. Sikap ini merupakan sikap resmi desa karena sudah dirumuskan oleh Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa Balong.

Warga Desa Balong juga meminta DPRD Kabupaten Jepara membentuk pansus penolakan penambangan pasir untuk memberikan dukungan dengan upaya menyurati berbagai lembaga terkait dalam meminta pembatalan rencana tersebut. Dan mengharapkan DPRD mendorong Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah agar tidak mengeluarkan izin lokasi penambangan.

Merespon hal itu, Pimpinan Dewan meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara mendukung sikap warga Desa Balong, Kembang, tersebut. Pernyataan itu disampaikan Junarso dan para anggota dewan setelah mendengar pemaparan dari Ketua PPSMW serta meminta tanggapan Kepala DLH Farikhah Elida yang diwakili pejabat fungsional Pengendali Dampak Lingkungan, Helmy Ferdian.

“Transparansi harus dikedepankan dalam persoalan ini. DLH harus mewakili sikap masyarakat Jepara,” kata Drs. H. Junarso.

Pernyataan politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga didukung dua Wakil Ketua lainnya H. Pratikno dan Gus Nung, Ketua Komisi D Sutrisno, SE, serta dua anggota komisi D lainnya, Hadi Patenak dan Kholis Fuad.

Selain itu, Pimpinan Dewan juga meminta DLH mau ikut bersama warga Balong dalam aksi penolakan penambangan ini, DPRD Kabupaten Jepara berencana memanggil DLH dan kedua perusahaan tersebut untuk meminta penjelasan.

Penulis : Puji S

Redaksi Palangka News