Din Syamsuddin Angkat Bicara Kekuasaan Saat ini Telah Berhadapan Dengan Rakyat

Din Syamsuddin Angkat Bicara Kekuasaan Saat ini Telah Berhadapan Dengan Rakyat

Palangkanews.co.id – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin mengungkapkan keresahannya terkait kondisi Indonesia saat ini, terutama di bidang penegakan hukum.

Din Syamsuddin berujar penegakan hukum di Indonesia saat ini karut marut. Alih-alih menjadi harapan masyarakat untuk mendapat keadilan, hukum justru tampil untuk menghadapi rakyatnya sendiri.

“Saya sendiri menyaksikan dan mengalami, untuk membela diri secara hukum tidak mudah di negeri ini,” kata Din! dalam konferensi daring persiapan deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.

Din menyebut ada kecenderungan suara-suara yang membawa kebenaran keadilan, diabaikan dan disikapi secara sombong dan angkuh oleh pemangku amanat.

Menurut dia, sikap pongah itu salah satunya ketika pemerintah merespons kritik masyarakat terhadap kebijakan merekrut tenaga kerja asing di tengah banyak warga/ Rakyat Indonesia menganggur.

Negara, kata Din, hanya menjawab bahwa hal itu sudah sesuai prosedur. “Bahkan rakyat yang memprotes itu harus berhadapan dengan aparat negara. Ini contoh kecil. Masih banyak lagi,” ujar Din!

Wajah penegakan hukum tersebut, menurut Din, mencerminkan bahwa kekuasaan saat ini hanya diabdikan untuk kekuasaan itu sendiri.

“Kekuasaan hanya diabdikan bagi kekuasaan itu sendiri. Dan kekuasaan itu justru tampil untuk menghadapi rakyatnya sendiri. Sudah terjadi pembungkaman-pembungkaman aspirasi,” kata Din.

“Lawan-lawan politik ditangkap, diadili, dan alasan lagi hukum tidak tegak di negeri ini. Padahal kita berharap, sebagai negara hukum ada penegakan hukum secara berkeadilan,” kata dia lagi.

Kecewa dengan DPR.RI

Lebih lanjut, Din juga menyoroti soal anggota parlemen atau DPR yang saat ini justru banyak mengesahkan Rancangan Undang-Undang secara diam-diam. Padahal pengesahan UU mestinya dilakukan secara transparan dan dapat melibatkan masyarakat.

Dia, oleh karenanya, mengaku kecewa. Din berujar anggota parlemen saat ini anggota DPR justru terlihat enggan menampung aspirasi masyarakat.

“Ini jelas yang membuat kami semua turun sendiri untuk menyuarakan suara kita. Aspirasi kita. Dan begitu pula sebagai alasan lanjutan suara yang sudah disampaikan banyak pihak, termasuk individu.

Pewarta : Tim.pknews Jakarta Ragil
Sumber : Sdj Tpp 0079/Daeng Tabloidpilar.com.
Ed/ Ad. : Syaiful

admin

admin