Diduga : DD dan ADD Desa Panarukan Bermasalah Warga Meminta APH Bertindak

Diduga : DD dan ADD Desa Panarukan Bermasalah Warga Meminta APH Bertindak

PalangkaNews.co.id | BUNTOK – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panarukan, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), berharap penuh kepada pemerintah daerah untuk segera melimpahkan kasus di desa setempat kepada aparat penegak hukum (APH).

“Saya sebagai wakil masyarakat Desa Panarukan memohon dengan sangat kepada Pemerintah Daerah untuk bisa melimpahkan permasalahan ini kepada APH, agar masyarakat kami tahu siapa yang menjadi biang permasalahan ini,” ujar Ketua BPD Panarukan Jhon Kenedy kepada sejumlah awak media di Buntok, Minggu (6/12/2020). Dipublikasi 9/12/20

Ia menguraikan, klarifikasi yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Panarukan Inisel L pada salah satu media beberapa waktu lalu, sangat bertentangan dengan permasalahan yang sebenarnya.

Dia mengungkapkan, Kades Panarukan sudah menetapkan hingga memposting APBDes tahun 2020 dan melakukan pencairan ADD tahap I sebesar Rp199.970.000 dan DD tahap I sebesar Rp346.969.200, termasuk DD BLT dampak Covid-19 tahap I secara sepihak. Hal itu sangat menyalahi aturan perundang-undangan, karena tidak melibatkan Ketua BPD dan sejumlah anggotanya.

“Bagaimana kami bisa ikut menandatangani, sedangkan kami mengetahui bahwa selama ini semua tahapan pencairannya banyak di luar prosedur perundang-undangan. Jika Kades mengakui bahwa Pemerintah Desa Panarukan tidak melibatkan tanda tangan kami selaku BPD, berarti jelas bahwa Kades Panarukan berani melakukan pencairan dana ADD dan DD tahap pertama tersebut secara ilegal dengan menggunakan APBDes tahun 2020 palsu,” urai Jhon.

Menurut Jhon, dugaan terhadap Kades yang telah menggelapkan saldo DD BLT untuk menyetor temuan dalam LHP-K Inspektorat tanggal 17 September tahun 2020 tersebut, diperkuat dengan adanya bukti akurat dan siap ditunjukkan kepada aparat penegak hukum.

“Kalau sekarang kami terkesan disalahkan dan baru dimintai untuk tanda tangan RAPBDes, jadinya lucu. Itu dilakukan setelah permasalahan ini sudah kami laporkan kepada pihak Kejaksaan dan Tipikor Polres Barsel,” tukas Jhon.

Pewarta. : Tim pknews Buntok Red.
Sumber. :. Tim Inikalteng dan Pknews
Ed/Ad. : Syaiful

admin