Bupati Apresiasi PLN TJB Jepara Salurkan Bantuan 32.600 Paving Faba

Bupati Apresiasi PLN TJB Jepara Salurkan Bantuan 32.600 Paving Faba

palangkanews.co.id | Jepara, 4/3/2021 PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B (PLN TJB) Jepara kembali salurkan bantuan untuk pembangunan infrastruktur masyarakat melalui program pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA).

Kali ini PLN TJB Jepara menyumbang 32.600 buah paving untuk renovasi masjid Darul Muttaqin, Desa Kaliaman, Kembang, Jepara. Serah terima secara simbolis dilakukan langsung oleh General Manager PLN TJB Jeapar Rachmat Azwin kepada Ketua Takmir Masjid Sudarlim pada Selasa (2/3/2021).



”Paving ini terbuat dari FABA yang kami proses agar bisa digunakan untuk membangun fasilitas umum. Paving ini lebih kuat dan lebih murah dari pada paving yang di pasaran,” tutur Azwin saat berbincang dengan pengurus masjid.

Azwin juga menjelaskan di tahun ini PLN TJB Jepara telah berhasil menyalurkan 115.778 buah paving dan 82.100 batako dari FABA untuk pembangunan infrastruktur. Setelah tahun lalu membukukan 15.241 paving dan 20.466 batako.

Setelah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Republuk Indonesia Nomor 22 Tahun 2021, Tentang Penyelenggara Perlindungan Dan Pengelolaan Lungkungan Hidup.

Azwin yakin pemanfaatan FABA untuk pembangunan infrastruktur bisa meningkat signifikan. Peraturan Pemerintah tersebut telah mengatur FABA keluar dari daftar bahan berbahaya dan beracun (B3). ”Tentunya FABA bisa dimanfaatkan untuk menggantikan pasir sehingga mengurangi galian C yang merusak lingkungan,” lanjut Azwin.

Azwin berharap pemerintah daerah dan dunia usaha bisa berkolaborasi memanfaatkan FABA untuk membangun infrastruktur daerah.

”Dari kajian yang ada FABA bisa menghemat sekitar 30 persen. Jadi bisa lebih optimal,” tandas Azwin.

Secara terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi S.Sos.sangat merespon baik dengan potensi pemanfaatan FABA di bidang pembangunan infrastruktur. Di mana pemerintah kabupaten Jepara masih gencar menjalankan program pembangunan jalan maupun rumah tidak layak huni. ”Mana yang lebih bisa memberi manfaat pemerintah akan mengambil langkah,” imbuhnya.

Mas andi sapaan akrabnya akan mendorong pemanfaatan FABA jika dalam kajian laboratorium bisa digunakan. Mengingat tidak lagi masuk dalam daftar limbah B3. Pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memanfaatkan FABA dalam pembanguan insfrastruktur di Kabupaten Jepara.

”Apakah itu harus dengan proses perijinan dan segala macam. Atau seperti apa belum melihat secara rinci. Tapi prinsipnya jika bisa digunakan secara umum sepeti barang lain yang non B3 tentu akan kita manfaatkan,” tutur mas andi.

Puji Sumono
Kaperwil Jateng

Redaksi Palangka News