BUMDes Harus Daftar Ulang Sesuai PerMenDesa PDTT No 3 Tahun 2021

BUMDes Harus Daftar Ulang Sesuai PerMenDesa PDTT No 3 Tahun 2021

Palangkanews.co.id || Jepara, 6/6/2021 – Melalui Permendesa PDTT No 3 Tahun 2021 baik BUM Desa/BUM Desa bersama yang masih baru ataupun yang mengalami perubahan, ataupun yang sudah ada (berjalan) harus melakukan pendaftaran/registrasi melalui portal Bumdes Kemendesa.

Hal ini dimaksudkan agar dalam proses pendataan dan pemeringkatan, pembinaan dan pengembangan, dan pengadaan barang dan/atau jasa mudah untuk dilakukan.



Sebagaimana telah disebutkan, dalam Bab II pasal 2 terdapat ketentuan tentang pendaftaran nama BUMDes/BUM Desa bersama.

(1). Cara pendaftarannya silakan mengunjungi website http://bumdes.kemendesa.go.id/kemudian login dengan menggunakan ;

username : kode desa, password :kemendesa2021 
(harap ubah password setelah login).

Jika kode desa benar, maka akan muncul nama desa di sebelah kanan user. Setelah itu klik Login.

Kemudian akan muncul halaman dashboard bumdes anda, dan klik Proses pada Pengajuan Nama.

Isi formulir isian pendaftaran nama yang meliputi : Nama Bumdes, jenis Bumdes, alamat Bumdes, dan nama desa beserta kepala desa.

Saat menulis nama Bumdes, jangan ditulis kata bumdes atau kata desa, cukup kata nama Bumdes anda saja.

“Misal nama bumdes berkah lestari, cukup tulis kata Berkah Lestari saja, jangan ditulis BUM Des Berkah Lestari atau BUMDes Berkah Lestari”.

Setelah itu nanti dibawahnya muncul pernyataan, kemudian disetujui / centang pernyataan tersebut dan juga centang Submit Pengajuan Nama, selanjutnya klik Save.

“Bila nama tidak sesuai ketentuan Permendesa No 3 2021 Pasal 4 yaitu meyerupai nama BUM Desa/BUM Desa bersama lain, lembaga pemerintah, lembaga internasional, tidak diawali dengan frasa BUM Desa/BUM Desa bersama dan diakhiri dengan nama administrasi Desa untuk BUM Desa/BUM Desa bersama, bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau kesusilaan, tidak sesuai atau dengan tidak mecerminkan maksud dan tujuan, tidak terdiri dari rangkaian huruf yang membentuk kata, serta mengandung bahasa asing. Maka Menteri akan menolak nama BUM Desa / BUM Desa Bersama tersebut secara elektronik.Dan penolakan nama akan diberikan paling lama 1 (satu) hari kerja”.

Pernyataan diatas adalah point pada pasal Bab II Pasal 4, yang secara tidak langsung memberitakan bahwa nama bumdes di seluruh Indonesia tidak ada yang sama antara satu bumdes dengan bumdes yang lain. Tapi penjelasan dari Sosialisasi Pendaftaran Bumdes, itu berlaku jika nama bumdes dan nama desanya sama. Namun jika nama bumdes sama tapi nama desa beda itu tidak masalah. 

(2). Bila pendaftaran nama bumdes anda memenuhi syarat dan disetujui, maka akan muncul halaman berikutnya.

Setelah itu klik Cetak Persetujuan Nama untuk mencetak surat persetujuan Menteri secara elektronik dengan output dokumen yang memuat : nomor pendaftaran, nama, tanggal pendaftaran dan tanggal kadaluarsa.

(3). Setelah nama disetujui dan keluar Surat dari Menteri seperti diatas, anda diberi waktu sekitar 40 (empat puluh) hari sejak pendaftaran untuk melengkapi dokumen pendaftaran sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2021 seperti ;

Berita Acara Musdes,Peraturan Desa bumdes,AD dan ART Bumdes,dan Program Kerja,Surat Kuasa admin

Dokumen tersebut lalu di scan untuk di upload di halaman pendaftaran bumdes.

Untuk format dokumen terbaru ada pada Permendesa PDTT No. 3 tahun 2021, yang sudah dipisah perfile word untuk memudahkan anda dan bisa didownload pada halaman paling akhir artikel ini.

(4). Masih dihalaman pendaftaran bumdes, setelah dokumen anda upload, geser ke bawah sampai ketemu menu Jenis Bidang Usaha. Disini anda harus memilih bidang usaha yang sesuai dengan bumdes anda. Acuannya adalah KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) tahun 2020, yang bisa anda download daftarnya di halaman terakhir artikel ini untuk memudahkan mendisksusikan apa saja KBLI yang akan diambil untuk Bumdes anda.

Setelah memilih jenis usaha selanjutnya centang semua pernyataan dan klik Submit Pendaftaran.

(5). Selanjutnya data akan diverifikasi oleh verifikator internal Kemendesa, dengan waktu sampai tahap verifikasi ini selama 5 (lima) hari.

Bila disetujui, maka terbitlah sertifikat pendaftaran badan hukum BUM Desa/BUM Desa bersama secara elektronik dari dari Kemendes dan Kemenkumham.

Selanjutnya klik Cetak Sertifikat Badan Usaha

Itulah panduan untuk pendaftaran sampai dengan mendapatkan sertifikat badan usaha untuk BUM Desa / BUM Desa Bersama.

Pewarta : Puji S

Redaksi Palangka News