BNN Sumsel Ciduk 3 Orang Tersangka, miliki 4,6 Kg Sabu Dan 7000 Butir Inek

BNN Sumsel Ciduk 3 Orang Tersangka, miliki 4,6 Kg Sabu Dan 7000 Butir Inek

Palangkanews.co.id – Palembang- BNN sumsel berhasil mengungkapkan peredaran narkoba jaringan internasional. Tiga orang berhasil ditangkap dan disita 7000 butir ekstasi dan 4,6 kg sabu berkwalitas super.

Tiga orang yang berhasil menangkap M.Nur dan Junaidi asal Aceh dan Irwan warga Tembilah. tiga tersangka di tangkap anggota BNN seputaran Jalan Lintas Sumatera kabupaten Banyuasin saat membawa barang bukti dari Aceh dan Tembilan.

“Kepala BNN Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan mengatakan, tersangka M. Nur dan Junaidi di tangkap jum’at (19/05) sekitar pukul 12.30 Wib dari bus yang di tumpanginya di Palembang dari Jambi dengan menggunakan narkoba 4 kg sabu serta 7000 butif ekstasi . “Terangnya saat rilis Senin (21/07) di kantornya Jakabaring Palembang.

Sabu yang aman di kemas dalam empat bungkus plastik minuman susu masing-masing seberat 1 kg, esktasi di kemas dalam 7 bungkus plastik 5 bungkus besar dan 2 bungkus sedang warna kuning dan ping.

Sementara sabu 600 gram tersangkanya Irwan asal Tembilan Riau di tangkap sore jum, pada hari yang sama saat menuju Palembang menumpang bus dari Aceh.

“Tiga tersangka merupaka jaringan barang internasional dari Malaysia bandarnya akan ada di pasarkan di Sumatera Selatan,” ujar Kepala BNN Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan.

Barang dari Malaysia masuk melalui Batam Riau Jambi dan Palembang, sabu 4 kg dan eskstasi pemesannya di Palembang seputaran Tangga Buntung, lagi di selidikan karena tersangkannya masih bungkam tidak mau bicara, “lanjut jenderal bintang satu ini.

Saabu yang 600 gram akan di bawah dan di pasarkan di Pali juga lagi kita selidiki pemesanya karena mereka menggunakan jaringan terputus, lanjutnya.

Akibat perbuatannya ke tiga tersangka teramcam dengan hukumam mati minimal seumur hidup sesuai dengan UU Narkotika.

Pewarta. : Iskandar Mirza
Sumber. :. Liputan lapangan
Editor. : Hendrik Panjaitan
Admin. : Syaiful

admin

admin