Bidang Teknisi Disdik Provinsi Kalteng Dampingi Uji Coba Tahap 2 USBK di SMA Negeri 1 Palangkaraya

Bidang Teknisi Disdik Provinsi Kalteng Dampingi Uji Coba Tahap 2 USBK di SMA Negeri 1 Palangkaraya

Palangkanews.co.id | Pelaksanaan Uji Coba tahap 2 USBK di SMA Negeri 1 Palangkaraya sudah dilaksanakan mulai tanggal 02 -10 Maret 2021. Pelaksanaan Uji Coba tahap 2 USBK kali ini pihak panitia sekolah menggunakan aplikasi All in One Moodle Computer Based Test (AIOCBT). Dalam penggunaan aplikasi ini pihak panitia sekolah juga meminta pendampingan dari teknisi Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini bertujuan untuk memberikan bimbingan ke para teknisi dan proktor di SMA Negeri 1 Palangkaraya agar memiliki cukup pengetahuan dan keterampilan dalam pengoperasikan aplikasi tersebut pada saat USBK nanti.

Dalam pelaksanaan pada hari pertama Uji Coba tahap 2 USBK dengan menggunakan aplikasi AIOCBT dapat berjalan dengan lancar. Kolaborasi antara para teknisi dan para proktor dalam kegiatan ini sangat luar biasa apiknya. Konsep kolaborasi ini merupakan konsep yang mungkin bisa menjadi contoh oleh sekolah-sekolah lain. Selain itu penggunaan aplikasi ini juga memungkinkan soal-soal ujian itu ada di server sekolah kemudian anak-anak bisa mengaksesnya dari rumah. Para proktor dan teknisi tetap ke sekolah untuk mengatur jalannya ujian. Hal itu disampaikan oleh teknisi pendamping dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Aryadi Gunawan, S.T., di Labkom SMA Negeri 1 Palangkaraya. Selasa, (02/03/2021).



“Saya sangat salut dengan kolaborasi antara para teknisi dan para proktor SMA Negeri 1 Palangkaraya dalam kegiatan ini. Mereka bekerja dengan sangat apiknya. Konsep kolaborasi ini merupakan konsep yang mungkin bisa menjadi contoh oleh sekolah-sekolah lain di Kalimantan Tengah dalam pelaksanaan USBK.”, katanya.

Aryadi juga menyampaikan bahwa aplikasi AIOCBT ini basisnya adalah Learning Manajemen System (LMS) yang disederhanakan menjadi aplikasi ujian. Keunggulan dari aplikasi ini yang pastinya open source. Pihak pengguna aplikasi bisa mengembangkan sesuai keperluan kemudian juga ringan. Hal yang paling penting aplikasi ini bisa menganalisis validitas soal yang dibuat oleh guru dan menganalisis hasil ujian siswa. Teknisi ini juga berharap pihak SMA Negeri 1 Palangkaraya terus menggunakan aplikasi yang ada ini karena sudah pada jalur yang tepat dan terus dikembangkan untuk kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah. Bila ada hal-hal yang bersifat teknis, pihaknya siap membantu agar pelaksanaan USBK tahun ini dapat terlaksana dengan baik.

“Saya harap pihak sekolah terus mengembangkan aplikasi ini sesuai dengan kebutuhan. SMA Negeri 1 Palangkaraya sudah pada jalur yang tepat untuk persiapkan pelaksanaan USBK.”, ujarnya.

Aryadi juga menyampaikan bahwa aplikasi AIOCBT ini basisnya adalah Learning Manajemen System (LMS) yang disederhanakan menjadi aplikasi ujian. Keunggulan dari aplikasi ini yang pastinya open source. Pihak pengguna aplikasi bisa mengembangkan sesuai keperluan kemudian juga ringan. Hal yang paling penting aplikasi ini bisa menganalisis validitas soal yang dibuat oleh guru dan menganalisis hasil ujian siswa. Teknisi ini juga berharap pihak SMA Negeri 1 Palangkaraya terus menggunakan aplikasi yang ada ini karena sudah pada jalur yang tepat dan terus dikembangkan untuk kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah. Bila ada hal-hal yang bersifat teknis, pihaknya siap membantu agar pelaksanaan USBK tahun ini dapat terlaksana dengan baik.

“Saya harap pihak sekolah terus mengembangkan aplikasi ini sesuai dengan kebutuhan. SMA Negeri 1 Palangkaraya sudah pada jalur yang tepat untuk persiapkan pelaksanaan USBK.”, ujarnya.


Budi Santoso, S. Pd., teknisi SMA Negeri 1 Palangkaraya

Di tempat terpisah, teknisi SMA Negeri 1 Palangkaraya, Budi Santoso, S. Pd., juga menyampaikan penggunaan aplikasi AIOCBT pada kegiatan Uji Coba tahap 2 USBK karena memiliki banyak keunggulannya. Aplikasi ini adalah sebuah program untuk menjalankan kegiatan ujian berbasis komputer. Untuk settingan atau pengaturan jaringan dan sebagainya dapat dilakukan dengan mudah dan aman. Walaupun demikian untuk tahap awal penggunaan aplikasi ini pihak teknisi sekolah tetap meminta pendampingan pada awal pelaksaan Uji Coba tahap 2 ini. Hal ini untuk memastikan semua kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan lancar.

“Pada tahap awal kegiatan Uji Coba tahap 2 USBK ini kita tetap meminta pendampingan dari teknisi Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Hal ini bertujuan untuk memastikan kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar.’ ujarnya.

Teknisi ini juga menyampaikan untuk kegiatan Uji Coba tahap 2 dan kegiatan USBK, pihak SMA Negeri 1 Palangkaraya menggunakan 4 server. Tiga server aktif dan satu server sebagai cadangan. Selanjutnya untuk pengoperasian aplikasi dan server ini pada kegiatan Uji Coba dan USBK akan ditangani oleh 3 teknisi, 12 orang operator dan 12 orang pengawas ruang. Dengan demikian diharapkan semua rangkaian kegiatan Uji Coba dan USBK dapat berlangsung dengan baik dan lancar.

Pewarta : Septy pknews Kalteng
Sumber : Humas-sman Satu Paray/Anw

Redaksi Palangka News