Asisten Ekbang Sri Widanarni Buka Coaching Clinic ke-7 Kabupaten 

Asisten Ekbang Sri Widanarni Buka Coaching Clinic ke-7 Kabupaten 

palangkanews co id # Provkalteng Palangka Raya -Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Prov. Kalteng Sri Widanarni mewakili Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin membuka secara resmi Coaching Clinic ke-7 Kabupaten Murung Raya dan Barito Timur sekaligus Pemaparan Progres Tahun Kedua dan Ketiga Implementasi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), bertempat di Aula Bappedalitbang Prov. Kalteng, Senin (16/20/2023). Pertemuan ini dimaksudkan untuk mendapatkan input/masukan dan saran dari Pokja PPAS provinsi dan pusat terhadap pemantauan pelaksanaan kegiatan PPSP, evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan ditinjau dari multi aspek, serta rencana kerja Pokja.

Mengawali sambutannya saat membacakan sambutan tertulis Sekda Prov. Kalteng, Asisten Ekbang Sri Widanarni menyampaikan program PPSP merupakan program pembangunan sanitasi yang terintegrasi dari Pusat hingga ke daerah, melibatkan seluruh pihak dari kalangan pemerintah dan non-pemerintah di seluruh tingkatan pemerintahan. Program ini dilakukan secara bertahap yang melibatkan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dimaksudkan untuk pengarusutamaan pembangunan sanitasi agar pembangunan dan layanan sanitasi dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Pada tahun 2020-2024 program PPSP fokus pada peningkatan akses dan layanan sanitasi berkelanjutan menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Untuk 2020-2024, arah kebijakan dan strategi Program PPSP sesuai RPJMN yaitu peningkatan kapasitas institusi dalam layanan pengelolaan sanitasi, peningkatan komitmen Kepala Daerah untuk layanan sanitasi yang berkelanjutan, pengembangan infrastruktur dan layanan sanitasi permukiman sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah, peningkatan perubahan perilaku masyarakat dalam mencapai akses aman sanitasi serta pengembangan kerjasama dan pola pendanaan.

Sri Widanarni mengatakan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 telah ditetapkan target pembangunan bidang sanitasi untuk Prov. Kalteng sampai dengan tahun 2024, yaitu target akses sanitasi layak 80%, target sanitasi aman 8%, target Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tempat terbuka 0% serta target penanganan sampah perkotaan 83%.

“Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini adalah Coaching Clinic 7 untuk Kabupaten Murung Raya dan Barito Timur, sebagai bagian dari kegiatan Milestone 4 (penyelenggaraan Layanan Sanitasi Berkelanjutan), yang ditujukan untuk memonitor pelaksanaan pembangunan sanitasi, yakni uji coba model layanan skala lebih luas tahun 2023”, tuturnya.

“Kegiatan CC-7 ini juga merupakan tahapan tindaklanjut dari kegiatan sebelumnya, yakni coaching clinic-6 yang dilaksanakan di provinsi pada tanggal 23 Juni 2023 yang lalu”, imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan, pada kegiatan hari ini juga akan melihat progres Milestone 4 tahun kedua dan ketiga pelaksanaan implementasi Strategi SSK Program PPSP, yaitu progres tahun kedua untuk Kabupaten Barito Selatan dan Sukamara, serta progres tahun ketiga untuk Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat.

Sebagai informasi, pada pertemuan ini juga dipaparkan mengenai pemantauan pelaksanaan kegiatan sanitasi tahun 2022- 2023, evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan tahun 2022-2023 ditinjau dari multi aspek, serta rencana kerja Pokja tahun 2024 oleh Pokja Kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Barito Selatan, Sukamara, Kotawaringin Timur serta Kotawaringin Barat.

Pada kesempatan tersebut, Sri Widanarni menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian dan ditindaklanjuti, antara lain, pertama agar Kabupaten Murung Raya dan Barito Timur selaku kabupaten Implementasi SSK Milestone 4 (M-4), agar melengkapi hasil kegiatan sesuai yang ada dalam RKTL yang telah disusun pada saat Kickoff Meeting kabupaten.

Kedua, kepada Kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Barito Selatan, Sukamara, Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat agar melaksanakan monitoring dan evaluasi layanan skala diperluas untuk mencapai layanan sanitasi yang berkelanjutan (M-4 dan paska M-4), dengan mengacu pada panduan/petunjuk teknis monev modul layanan sanitasi. Ketiga, hasil monitoring dan evaluasi pembangunan sanitasi tersebut, untuk selanjutnya agar menyusun rencana implementasi perbaikan di tahun selanjutnya.

Keempat, Pokja PPAS/PKP/AMPL/Sanitasi Kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Barito Selatan, Sukamara, Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat agar menyampaikan laporan hasil kegiatan implementasi SSK kepada Pokja PPAS nasional, provinsi dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Prov. Kalteng, serta menginput hasil kegiatan implementasi tersebut ke dalam website Nawasis. Kelima, Pokja provinsi agar secara aktif melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan PPSP dan pengawalan perencanaan program kegiatan pembangunan sanitasi ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, serta pemantauan proses implementasi terkait program pembangunan sanitasi dan penyehatan lingkungan yang dilakukan oleh kabupaten/kota

Keenam, program kegiatan terkait dengan sanitasi dan penyehatan lingkungan yang ada dalam dokumen SSK harus masuk dalam dokumen perencanaan daerah (RPJMD, RKPD), dan diimplementasikan dalam dokumen penganggaran (APBD, APBN) sesuai kewenangannya. Terakhir, perlunya meningkatkan komitmen serta peran serta Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penganggaran bidang perumahan, permukiman, air minum dan sanitasi pada APBD kabupaten/kota, serta kolaborasi antar sumber-sumber pendanaan lainnya (APBN/APBD/Dana Desa/CSR/Mikro Kredit dan sebagainya).

Coaching Clinik 7 dihadiri secara virtual dari Tim Pokja PPAS Nasional yakni PMU PPSP Bappenas, PIU Kelembagaan dan Pendanaan Ditjen Bina Bangda Kemendagri, PIU Advokasi dan Pemberdayaan PPSP Kementerian Kesehatan serta PIU Teknis Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Hadir secara langsung Kepala Instansi vertikal/Dinas/Badan/Unit Satuan Kerja terkait lingkup Prov. Kalteng, Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Barito Selatan, Sukamara, Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat selaku Ketua Pokja PPAS/PKP/AMPL/Sanitasi serta Kepala Dinas/Badan/Unit Satuan Kerja terkait lingkup Kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Barito Selatan, Sukamara, Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat.

Pewarta. : Titin

Redaksi Palangkanews

Pimpinan Redaksi Palangka News