Asimilasi Rumah 2 Orang Wanita Warga Binaan Pemasyarakatan, Bebas Bersyarat

Asimilasi Rumah 2 Orang Wanita Warga Binaan Pemasyarakatan, Bebas Bersyarat

Palangkanews.co.id | Lapas Perempuan Kelas IIA Palangkaraya (Lapupala) kembali melaksanakan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah untuk 2 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Senin (15/2/2021). 2 orang WBP yang mendapatkan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah karena telah berkelakuan baik selama menjalani pembinaan di Lapupala dan telah memenuhi syarat.

Pelaksanaan Pembebasan Bersyarat WBP Perkara Tindak Pidana Korupsi dilakukan setelah menjalani asimilasi kerja sosial di dalam lingkungan Lapas berupa kegiatan Perpustakaan dan Wartel Khusus Pemasyarakatan. Sementara pelaksanaan melakukan program Asimilasi Rumah ini berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 32 Tahun 2020 dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.



Lapas Perempuan Palangka Raya Kembali Laksanakan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah 2 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan
Lapas Perempuan Palangkaraya kembali laksanakan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah 2 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan

Penyerahan 2 orang WBP yang mendapatkan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah kepada pihak Bapas Kelas I Palangka Raya dilaksanakan pada pukul 14.30 WIB, bertempat di Bapas Kelas I Palangka Raya. Penyerahan ini dilaksanakan oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat).

Kalapas Dyah Wandansari berharap agar WBP yang telah mendapatkan program Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah mampu memegang janjinya untuk tidak melakukan lagi.

Lapas Perempuan Palangka Raya Kembali Laksanakan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah 2 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan
Lapas Perempuan Palangkaraya kembali laksanakan Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Rumah 2 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan

“Saya berharap semoga WBP yang telah mendapatkan program asimilasi rumah yang mampu memegang janjinya untuk tidak melakukan hukum dan ramah khusus menjadi klien Bapas, dan semoga masih ada lagi beberapa yang menyusul untuk asimilasi rumah bila sesuai dengan ketentuan permenkumham No 32 Tahun 2020,” ujar Dyah .

Pewarta : Nanang Pknews Kota
Sumber : Humas Kemenkumham Kalteng

Redaksi Palangka News