Armedia SH : Jelaskan Berkas P-19 yang Dikembalikan ke Penyidik oleh JPU

Armedia SH : Jelaskan Berkas P-19 yang Dikembalikan ke Penyidik oleh JPU

Palangkanews.co.id | Barito Selatan | Masih ingat kejadian pemukulan seorang wartawan media Baritorayapost oleh oknum yang terhormat DPRD Barut bernama AN kembali berlanjut dalam pemeriksaan tambahan pihak kepolisian di kembalikan oleh kejaksaan Negeri Barito Selatan 12/3/21.

Kapolres Barito Selatan AKBP Agung Tri Widiantoro melalui penyidik pembantu, Aipda Sigit Nugroho mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan tambahan sesuai petunjuk JPU yang berkasnya P-19 agar dilakukan pemeriksaan tambahan ke saksi pelapor atas nama Amar Iswani.

“Dalam pemeriksaan ini ditanyakan seputar masalah terkait dengan sangkaan Undang-Undang Pers,” ucapnya usai melakukan pemeriksaan

Kuasa Hukum Amar Iswani yang tergabung dalam Tim Pengacara dari Organisasi Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Arimadia SH menjelaskan, dirinya pada hari ini mendampingi kliennya dalam pemeriksaan tambahan yang dilakukan penyidik Polres Barsel.

“Sesuai petunjuk JPU, penyidik harus menambahkan pasal 18 ayat 1 Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pers terkait kasus dugaan penyerangan yang dilakukan oknum anggota DPRD Barsel terhadap Amar Iswani wartawan baritorayapost,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berkas yang diajukan pihak penyidik yang dikembalikan JPU itu karena pasal yang disangkakan terhadap tersangka berinisial AN hanya pasal 335 ayat 1 KUHPidana tentang dugaan tindak pidana pengancaman saja dan tidak ditambah dengan penerapan pasal demi pasal 18 ayat 1 terkait Undang-Undang Pers Nomor 40/1999

Menurut dia; ” Terkait pers pasalnya lex specialis dengan Undang-Undang Pers, sehingga pasal sangkaan terhadap tersangka oknum anggota dewan berinisial AN juga harus ditambah dengan penerapan pasal 18 ayat 1 Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pers.”‘ ucap Arimadia, SH

Pantauan media grup tim Barito Selatan berhasil mendapat informasi pemeriksaan tambahan tersebut dilakukan karena berkas yang disampaikan penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Barito Selatan belum memenuhi syarat maka dikembalikan untuk dilengkapi.

Kronologis sebelumnya sebagaimana diketahui sebelumnya, pada Selasa (24/11/2020) lalu, salah satu oknum anggota DPRD Barsel berinisial AN, diduga ingin menyerang Amar menggunakan tongkat pemukul baseball di Cafetaria gedung DPRD saat yang bersangkutan tengah melaksanakan tugas peliputan berita pembahasan KUA-PPAS APBD tahun 2021.

Atas kejadian itu Amar Iswani melaporkan langsung peristiwa kepada Polres Barito Utara Selasa 24/11/2020 lalu.

Wartawan yang bergabung di PWI Barsel ini, belum ada dukungan moral kepada Amar Iswani, dia didukung oleh Solidaritas/simpatisan wartawan/Jurnalis se-Kalteng.

Pewarta : Red. Pknews
Sumber. : Tim liputan Media Grup Barsel

Redaksi Palangka News