palangkanews.co.id // Pangkalan Bun, Ribuan warga masyarakat Kotawaringin Barat tumpah ruah menyaksikan pergelaran lomba dayung Bupati CUP yang digelar diputaran Sungai Arut Selatan Pangkalan Bun, minggu (19/12/2021).

Peserta lomba di ikuti dari beberapa Kampung yang ada di Pangkalan Bun diantaranya: Kampung Raja, Kampung Mendawai Sebrang, dan Kampung Baru
Kecamatan Kumai, Kotawaringin Lama, Arut Utara, Pangkalan Banteng, Pangkalan lada.

Kegiatan berlangsung dengan sangat meriah, dan warga masyarakat sangat senang dan sangat terhibur dengan adanya kegiatan lomba dayung ini

Lomba tersebut di ikuti 60 peserta di bagi dua tingkat Dewasa putra putri – Pemula putra putri dan pelajar putra putri. Hadiah trophy dana pembinaan dan hadiah lainnya.

Lomba Dayung susur sungai Arut memancing untuk wisatawan dari berbagai manca negara karena Kotawaringin Barat terkenal tanjung Puting nya, jadi perlu adanya peremajaan atlit atlit muda khusus Dayung.

Wakil ketua PODSI Kalteng Hasanuddin Noor, SE.SH.M.Si. memberikan apresiasi kepada panitia lomba dayung di susur sungai Arut yang merupakan urat nadi masyarakat pangkalan Bu’un (pangkanbun) yang sukses.melaksanajan dengan baik lancar yang tetap berpegang aturan kesehatan yaitu protokolnya kesehatan, karena situasi masih pandemi covid-19.

” Kita kembangkan lagi olah raga dayung ini di Kalteng, insyaallah kedepannya dayung akan kita cari bibit termuda untuk persiapan di event Nasional dan internasional, kita dulu pernah mengharumkan nama Kalteng di kanca lomba Dayung internasional, kenapa kita tidak bisa lagi mengangkat derajat dayung di tingkat internasional, ini tinggal pembinaan saja lagi.”ucap Hasan.

Lanjut Hasanuddin, PODSI Kalteng akan kita program nanti dengan pengurus PODSI Kalteng bersama Pengcab. Di kabupaten rapat kerja membahas pembinaan dayung di Kalteng, untuk persiapan persiapan di event lomba dayung yang akan datang.” Tegas Hasanuddin.

Diera Tahun 1990 an Tim dayung Kalteng telah mengharumkan nama Kalteng tingkat Nasional dan internasional, ditakuti oleh lawan tanding. Setelah itu pembinaan kandas ditengah perjalanan tidak ada pembinaan yang kelanjutan, mungkin faktor pendanaan dan di tambah ada pendemi covid-19 yang belum berakhir.

” Kita jangan pesimis dan luntur ayo! bangkit lagi dengan semangat tinggi semua itu bisa asalkan ada kemauan untuk menuju Kalteng Berkah.” tuturnya.

Pewarta. : Zainudin
Sumber. : Liputan pknews

Redaksi Palangkanews

Pimpinan Redaksi Palangka News